Warga Keluhkan Penggunaan Dandes Di Desa Rumoong Bawah

Amurang,Nyiurtimes.com — Masyarakat Desa Rumoong Bawah pertanyakan pekerjaan Infrastruktur yang di kerjakan pemerintah desa, dalam hal ini Penguasa Pengguna Anggaran yakni Hukum Tua Maxi R Lumantou.

Pembangunan infrastruktur yang berasal dari anggaran Dana Desa (Dandes) tahun anggaran 2018, yang dilaksanakan oleh Maxi R Lumantou (Hukum Tua, red), warga menilai terjadi banyak kejanggalan.

Bagaimana tidak, dari setiap pengerjaan infrastruktur di desa Rumoong Bawah di tahun 2018, tidak di temukannya papan proyek yang terpasang.

Ketika ditanyakan ke masyarakat, Hal itu dibenarkan oleh Olly Luli yang adalah salah satu warga masyarakat desa Rumoong Bawah.

“Kami sebagai masyarakat desa Rumoong Bawah, mempertanyakan keterbukaannya pemerintah desa akan penggunaan anggaran Dandes Tahun 2018, bahkan juga pergantian bendahara desa yang sampai saat ini sudah empat kali di ganti – ganti” tanya warga yang diwakili Olly Luli

Hal senada juga datang dari Kres Krisen yang juga masyarakat desa Rumoong Bawah. “Kami pantas mencurigai pekerjaan yang dilaksanakan oleh Hukum Tua, karena banyak kejanggalan yang kami temui” beber krisen

Ditambahkannya lagi, pekerjaan Jalan Lorong yang terletak di jaga lima, belakang Gereja Adven. Kurang dari sebulan selesainya pekerjaan, saat ini telah hancur. Bahkan juga pembayaran Upah untuk para pekerja menggunakan kwitansi kosong.

Foto Jalan yang ada di jaga lima, belakang Gereja Adven Desa Rumoong Bawah

Selain itu, mantan bendahara desa Rumoong Bawah Mega Akuba mengatakan, saat dirinya menjabat sebagai bendahara, dia tidak pernah mengetahui anggaran yang masuk maupun keluar “Saat saya menjabat sebagai bendahara, saya tidak pernah mengetahui anggaran yang masuk dan keluar, tugas saya hanya tanda tangan (perintah hukum tua)” terang Mega
(Victor)