Wanprestasi Pemkab Diadukan Pihak Ketiga

- Iklan -
Iklan Bank Sulutgo 1

Amurang, nyiurtimes.com–Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan banjir gugatan perdata. Data diperoleh ada 14 kasus wanprestasi yang diduga dilakukan pemkab. Sehingga diadukan sejumlah rekanan pihak ketiga yang merasa dirugikan. Itu dibenarkan Ketua PN Amurang Romel Tampubolon.

Ia megatakan pihaknya sementara mengupayakan adanya perdamaian antara pihak penggugat dengan pemkab.
“Baru empat yang sementara jalan (upaya damai,red). Lainnya masih kita tunggu,” bebernya.

Dijelaskan, laporan kejadian mulai 2016 hingga 2017. Nilai sengketa yang dipermasalahkan pun bervariasi. Mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 200 juta. “Ada yang waktu pemeliharaan sudah selesai tetapi belum dibayarkan sepenuhnya. Ada juga karena pemberian denda yang tidak sesuai kesepakatan,” jelasnya.

Sementara itu, Sekkab Danny Rindengan mengatakan, penuntutan perdata menjadi salah satu jalan yang memang disarankan pemkab agar sejumlah masalah pembayaran terselesaikan. Sebab, menurut dia, mayoritas anggaran proyek sudah lewat tahun. Sehingga dana sudah jadi silpha.

“Jadi untuk menyelesaikannya harus melalui putusan pengadilan. Sementara yang memang belum dibayar karena pekerjaan belum selesai itu kajiannya ada di perangkat daerah masing-masing,” tutupnya. (Viktor)