Walikota GSV Lumentut Tatap Muka Bersama Insan Pers

Manado, Nyiurtimes.com – Tatap muka akhir tahun 2017 yang dikemas dalam bentuk Konferensi Pers Walikota Manado GS Vicky Lumentut dengan kalangan Insan Pers yang biasa melakukan liputan di Pemerintah Kota Manado berlangsung penuh keakraban ditengah suasana panorama alam Gunung Tumpa, Kecamatan Bunaken, Sabtu (30/12/2017). 

Selain melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan selama tahun 2017 ini, dalam percakapan tersebut, beberapa rekan wartawan menanyakan tentang proyeksi program kerja Pemkot Manado dibawah kepemimpinan Walikota GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan di tahun 2018 mendatang. 

Menurut Walikota GS Vicky Lumentut, tahun 2017 Pemkot Manado telah menyelesaikan berbagai proyek infrastruktur dan telah diresmikan. Selain itu, program lainnya seperti Sabua Lansia Cerdas serta perhatian terhadap warga lanjut usia di Kota Manado menjadi salah satu program prioritas baik di tahun 2017 maupun 2018.

“Program yang kami laksanakan selama tahun 2017 ini lebih mengarah kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain pembangunan infrastruktur yang tujuannya untuk memberikan kenyamanan kepada warga kota serta wisatawan yang banyak datang ke Manado,” kata Walikota

Terkait pelaksanaan Manado Fiesta tahun 2018, Walikota menegaskan akan melakukan penataan dengan konsep yang baru. Dimana, pelaksanaannya tidak hanya digelar di darat saja, namun melibatkan ruang udara dan laut.

“Saya berharap, Manado Fiesta 2018 mendatang, kita akan menampilkan atraksi tidak hanya di darat tetapi juga di laut dan udara. Bahkan, untuk route pawai dan karnaval kita akan robah, dari Jembatan Soekarno sampai Jembatan Kampung Bobo Karang Ria,” ujar Walikota.

Kedepan, tambah Walikota GS Vicky Lumentut, pihaknya akan meningkatkan pariwisata di Kota Manado dengan menambah obyek wisata baru. 

“Salah satu obyek wisata baru yakni di Gunung Tumpa ini. Karena kalau kita hanya mengandalkan Bunaken belum cukup. Paling lama tiga hari wisatawan berada di Bunaken, karena itu kita upayakan membangun obyek-obyek wisata di darat, agar mereka turis bisa berlama-lama di Kota Manado,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Manado yang juga Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara James Karinda, mengakui bahwa kepemimpinan Walikota GS Vicky Lumentut sangat luar biasa karena lebih banyak berpihak kepada kepentingan rakyat.

“Tidak ada bupati atau walikota yang mau menganggarkan 70 persen dana APBD untuk diberikan kepada kepentingan rakyat, cuma Walikota Manado yang berani. Ini membuktikan bahwa pemerintahan Walikota Pak Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Pak Mor Bastiaan, lebih banyak berpihak kepada rakyat. Contohnya seperti lalu ada pelayanan gratis kesehatan berupa Universal Coverage (UC) santunan dana duka, insentif Kepala Lingkungan dan Rohaniawan, Program Berbasis Lingkungan, dan honor petugas kebersihan. Coba bayangkan saja jika dibuat proyek fisik pembangunan, berapa saja uang yang boleh kepala daerah dapatkan? Tapi itu tidak bagi sosok Walikota Vicky Lumentut, lebih mementingkan nasib rakyatnya ketimbang kepentingan sendiri,” puji Karinda. 

Konferensi Pers akhir tahun 2017 yang digagas Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat Pemkot Manado itu, diikuti jurnalis media cetak, media elektronik dan media online di Kota Manado.

Tampak mendampingi Walikota GS Vicky Lumentut, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Prof. Julyeta PA Lumentut Runtuwene, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Manado Rum Dj Usulu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pendeta Renata Ticonuwu, Ketua Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado Pendeta Roy Lengkong serta Kepala Bagian Pemerintahan dan Humas Steven Runtuwene dan seluruh Kepala Perangkat Daerah.

(Humas Manado)