Terima Kasih PWI! Uji Kompotensi Wartawan Minsel Hasilkan Pewarta Profesional

Amurang,Nyiurtimes.com–Ketegangan 26 jurnalis biro Minsel dalam uji kompotensi wartawan yang digelar PWI Pusat bersama PWI Sulut hilang seketika berganti sukacita. Mereka wajar senang, sebab empat penguji yang didatangkan langsung dari PWI pusat secara objektif menetapkan 24 wartawan kompoten dan dua wartawan belum berkompoten. Itu diungkapkan langsung Ketua PWI Sulut Vouke Lontaan, saat menutup proses UKW yang berlansung dua hari (29-30/11) di balai PWI Sulut pekan lalu.

“Ini UKW ke-16 yang dilaksanaksn PWI Provinsi Sulut bersama pemerintah Kabupaten Minsel, melalui panitia. Tujuannya, selain meningkatkan profesionalisme wartawan anggota PWI dalam menjalan tugas, juga sebagai salah satu cara untuk memfilter mana wartawan yg beneran dan mana yang tidak,” tutur Voucke Lontaan.

Ia menyebutkan kali ini, UKW diikuti oleh 26 wartawan. Baik dari media cetak, elektronik dan media siber dari Kabupaten Minsel. Hasilnya, 24 wartawan dinyatakan berkompeten dan 2 di antaranya belum berkompeten. Kegiatan ini juga merupakan salah satu aturan dewan pers.

Sementara itu, anggota Komisi Pendidikan PWI Pusat, Fathurachman mengatakan di dalam keseharian kita, jadi wartawan itu harus cerdas diatas rata-rata masyarakat. Karena kita ingin menyuguhkan informasi, kita ingin menyuguhkan edukasi kepada masyarakat.

“Kegiatan pembelajaran terjadi dalam proses pengujian ini. Kalau kemudian ada yang belum kompeten dan yang sudah kompeten, itu merupakan bagian dari proses pengujian. Pengujian ini merupakan potret keseharian kita sebagai wartawan,” kata Fathurachman.

Dirinya berharap pengayaan-pengayaan yang dilakukan selama dalam proses pengujian ini, akan menjadi bagian dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan.

Diketahui empat penguji UKW tersebut diantaranya Fathurrahman, Susilastuti, Uyun Achadiat, dan Ahmad Istiqom
(*)