Tentara ‘ Serbu ‘ Mapolres Talaud

Talaud, nyiurtimes.com– Ratusan personil Kodim 1312/ Talaud pimpin langsung Dandim 1312/ Talaud, Letkol ( Arm) Gregorius Eka Setiawan menyerbu Mapolres Kepulauan Talaud disaat para Personil Polres sedang melaksanakan geladi resik upacara peringatan HUT Bhayangkara ke – 72 di halaman Mapolres, Senin(2/7) kemarin.

Dandim bersama anggota saat menyambangi Mapolres Kepulauan Talaud. Foto lain, Kapolres menerima kua ulang tahun dengan angka 72

Kedatangan konvoi tentara ini ternyata memberikan kejutan HUT ke – 72 Polri yang jatuh pada, Minggu ( 1/7) lalu. Keluarga besar Kodim membawa baliho bertuliskan Dirgahayu Polri, Kua Ulang Tahun dan Tumpeng.
”  Hari ini merupakan salah satu momen terindah. Tidak hanya bagi Polri, tetapi bagi kami TNI, karena kebahagaiaan Polri juga kebahagaian kami sebagai sesama institusi milik bangsa. TNI – Polri adalah saudara kandung yang tak boleh tercerai berai persatuaannya oleh hal apapun. Kalau ada kesalapahaman, itu hal yang biasa. Tetapi hubungan persaudaraan ini tak boleh dirusak,” ujar Dandim

Lanjut katanya, sebagai sebuah keluarga, TNI turut berbahagia dan mendoakan semoga apa yang sudah diraih oleh Polri akan semakin baik dan jaya. “Sesuai visi misinya, yaitu profesional, modern dan terpercaya ( Promoter),” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Denny Situmorang terharu dan berterima kasih atas surprise tersebut.”  Saya hampir tak bisa berkata apa – apa. Dandim bersama rekan – rekan di Kodim telah memberikan kejutan kepada kami. Ini ruar biasa sekali. Sinergitas dan kebersamaan yang ada saat ini harus dipertahankan,” kata Kapolres.

Keakraban dan persaudaraan yang telah tercipta kata Kapolres, haruslah dijabarkan  sampai ke tingkat paling rendah.  Selain di Talaud. Mantan Kasubidregident Polda Sulut ini mengapresiasi sinergitas TNI – Polri di wilayah lain dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
” Kita harus selalu bersama. Tidak ada  gunanya jika pemetakan berdasarkan tupoksi masing – masing, tetapi  tidak bekerjasama di lapangan. Karena muaranya adalah keamanan juga. Kalu kita tidak bersama – sama. Mustahil ini diwujudkan di Bumi Porodisa, Talaud,” ungkap Situmorang. (tika)