Tari Maengket Batal Tampil di FPSL, EO : Sudah Disampaikan Ke Dinas Pendidikan

Nyiurtimes.com, BITUNG – Batal tampilnya tarian Maengkat secara Kolosal saat pembukaan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2019 menimbulkan kekecewaan bagi para orang tua siswa.

Bentuk kekecewaan dari pada orang tua siswa ini dituangkan dalam bentuk postingan di salah satu media sosial. Postingan-postingan ini pun sempat menjadi trending topik lebih dari 2 hari di Kota Bitung.

Event Organizer (EO)/Panitia FPSL 2019 yang diwakili oleh Satria Yanwar Akbar saat Rapat Dengar Pendapat (RPD) dengan Komisi 2 DPRD Kota Bitung Senin (28/10/2019) mengaku bahwa memang ada sedikit kesalahpahaman komunikasi.

Baca juga

FPSL 2019, Anggota DPRD Bitung Ini Sebut Dispar Dan Panitia Tidak Siap

Menurut Satria batal tampilnya tari maengket secara kolosal sudah disampaikan kepada Dinas Pendidikan Kota Bitung “Kita (Pihak EO, red) sudah sampaikan itu, bahkan meminta arahan kepada kadis pak Julius Ondang, kami mohon saran terkait hal ini. Saat itu, juga hadir Pelatih pak Welly,” ujar Satria

Menurut Satria juga, batalnya itu karena memang pada awalnya ada masalah mendasar, bentuk penampilannya masih belum dapat. Jadi untuk kolosal tidak memungkinkan

“Namun untuk tarian maengket dengan gundukan terbaik akan tampil di dermaga karena pak menteri ada disitu. Sisanya akan tetap tampil di tempat yang sudah disiapakan. Hal ini agar saat pak Menteri kembali dari dermaga di beberapa tempat terlihat ada tarian maengket. Semua itu sudah kami bicarakan bersama dengan Dinas Pendidikan,” tutur Satria

Satria sendiri mengakui bahwa muncul pertanyaan besar dalam dirinya, kenapa beberapa hari terakhir untuk latihan, peserta tari maengket yang datang tinggal sekitar 100san orang, padahal hari hari sebelumnya ada 300san peserta. Kemudian juga putusnya komunikasi antara Panitia, Pelatih, Dinas Pendidikan dan peserta ketika tarian maengket ini tidak tampil secara Kolosal. (REFLY)