Tampil Menggebrak CEP-FWD Tuntaskan Program Unggulan 2017


Amurang,Nyiurtimes.com–Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu dan Wakil Bupati Frangky Wongkar selalu tampil kompak menggebrak pembangunan di kota ‘Dodol’.

Di bawah dapuk pemerintahan duo top eksekutif CEP-FDW Minsel mengalami pertumbuhan pesat di banyak lini. Infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, potensi kepariwisataan maupun sektor pertanian. Ini semata-mata hanya untuk agenda publik tetap jadi prioritas di atas segala-galanya.

Di bidang ekonomi dan perdaganagn perjuangan Bupati Cristiany. E Paruntu, SE Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Minahasa Selatan, patut diacungi Jempol. Buktinya beberapa waktu lalu lewat pertemuannya dengan Kementrian Perdagangan RI, Bupati Tetty Paruntu (CEP) berhasil mendatangkan Anggaran senilai 12 Milyar dari Dana APBN Tahun 2017 untuk pembangunan Pasar Tradisional yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan.

Anggaran sebesar 12 Milyar tersebut akan dipergunakan dalam pembangunan pasar Modern yang ada di Desa Raanan Baru Kecamatan Motoling Barat dan pasar Desa Poopo Kecamatan Ranoiapo. Dan untuk masing- masing Pasar telah dialokasikan Anggaran sebesar 6 Milyar Rupiah.

Begitupun di bidang infrastruktur jalan. Salah satu yang jadi fokus Bupati Tetty Paruntu dan Wakil Bupati Frangky Wongkar untuk ditingkatkan di 2017 ini ialah penyelesaian proyek jalan Bolevard di bibir Teluk Amurang. Malah dipastikan bakal rampung tahun ini. Pasalnya Pemerintah Pusat sudah mengalokasikan anggaran penyelesaian sebesar Rp 19,9 miliar. Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2017.

Hal itu disampaikan langsung Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu.

“Kita target tahun ini sudah bisa digunakan,” ungkap Tetty di rumah Dinas beberapa waktu lalu. Ia menegaskan pemkab Minsel akan menggenjot pemanfaatan anggaran 19,9 miliar itu supaya semua bisa rampung sebagaimana harapan publik. Nah secepatnya boleh dipergunakan untuk umum. Sebagaimana harapan pemerintah nantinya jalan boulevard ini ketika sudah dipergunakan bisa mengatasi kemacetan yang sering terjadi ketika dilaksanakannya kegiatan acara di pusat kota amurang maupun disepanjang jalan jalur dua arah.

“Bukan itu saja, keberadaan jalan boulevard ini nantinya juga bisa berfungsi untuk menunjang tingkat perekonomian masyarakat bahkan pendapatan daerah, jalan boulevard amurang ini akan dijadikan sebagai pusat kuliner di Minahasa Selatan, di sepanjang jalan ini akan dibangun tempat-tempat jualan untuk menjajahkan makanan maupun kue-kue yang merupakan ciri khas daerah ini. Saya menghimbau kepada masyarakat terlebih yang tinggal di kompleks jalan ini untuk tidak membuang sampah sembarangan, mari kita jaga kebersihan dan keindahan lingkungan yang ada, dengan begitu akan menjadi daya tarik masyarakat bahkan wisataan untuk datang berkunjung ke daerah ini, terlebih untuk menikmati setiap jajanan yang ada, “ tandasnya. (dou)