Tabrak Aturan, BPN Minsel Terbitkan Sertifikat Tanah Informal

Amurang,Nyiurtimes.com — Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) kembali berulah. Setelah beberapa waktu lalu diduga melakukan penerbitan sertifikat tanpa sepengetahuan kepala desa setempat, Kini terjadi hal serupa.

Kali ini terjadi di desa Wawontulap, Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minsel. Tanpa melakukan pengukuran tanah oleh pemerintah desa, tanah yang terletak diantara desa wawontulap dan desa popareng yang luasnya sekitar 113 hektar, dan kurang lebih 50 hektar yang masuk di wilayah wawontulap, telah dilakukan penerbitan sertifikat tanah oleh BPN kepada salah satu perusahan kelapa sawit.

Seolah tak menghargai pemerintah desa, BPN Minsel dengan seenaknya melakukan penerbitan sertifikat tanah. Hal ini membuat pemerintah dan warga desa Wawontulap bertanya – tanya.
Jangan – jangan ada main mata antara pihak BPN dan pihak perusahaan. Ungkap beberapa warga yang tidak mau namanya dipublish.

Sementara itu, Hukum tua desa wawontulap Fadli Tapola ketika dikonfirmasi mengatakan, pemerintah desa tidak pernah melakukan pengukuran tanah yang saat ini telah diterbitkan sertifikat oleh BPN atas nama salah satu perusahan kelapa sawit.

“Kami tidak pernah melakukan pengukuran tanah. Namun entah mengapa sertifikat tanah boleh diterbitkan oleh pihak BPN” beber Fadli

Dia pun menambahkan, kami pemerintah dan warga desa Wawontulap sangat menyayangkan, atas tindakan dari pihak BPN yang seenaknya menerbitkan sertifikat tanpa sepengetahuan dari pemerintah desa.

Ketika dihubungi lewat via WhatsApp nomor 081245411xxx, kepala BPN Minsel Deany Keintjem, Tidak menanggapi akan hal tersebut.
(Victor)