Sumampet, Tradisi Kunci Dan Buka Tahun Di Wanua Adat Girian Atas

Bitung, Nyiurtimes.com – Tradisi Kunci Tahun adalah sebuah tradisi rutinitas yang di lakukan hampir di seluruh belahan dunia. Di Sulawesi Utara masyarakat minahasa biasa menyebutnya “kunci taong”. Khusus di Wanua Girian atas acara ini sudah di lakukan pada hari minggu 25/02 dalam sebuah acara Sumampet.

“Sumampet mempunyai untuk menghidupkan kembali tradisi Tou Minahasa, yaitu untuk mengunci atau menutup semua aktivitas di tahun sebelumnya dan memohon berkat dari Tuhan untuk menapaki tahun yang baru”. Terang Hendro Mark Rompas, Ketua Panitia acara sumampet ini.
Rangkaian kegiatan ini juga meliputi, baron kampung (keliling desa), kuman laker (makan bersama di atas daun pisang di meja panjang), dan pementasan berbagai seni Tradisional setempat. Tambah Rompas.

“Ini Perdana! Dan sebagai pemerhati dan pelaku adat dan tradisi Minahasa saya merasa sangat terharu dengan antusias masyarakat yang sebenarnya sangat mencintai budaya tapi sudah jarang ada mediasinya”. Tegas Ketua Makatana Minahasa Pakasaan Bitung ini.
Di tambahkannya bahwa dengan cara ini generasi mendatang akan tetap mengetahui adat dan tradisi serta dari mana kita berasal. Pungkas Rompas.

Acara yang mendapat respon positif dari masyarakat ini juga Dihadiri oleh Lurah Girian Atas (Melky Rompas), Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Bitung (Serry Pangkung), Tokoh – tokoh lintas Agama yg tempat ibadahnya berada di Kelurahan Girian Atas, Tokoh2 Adat dan Budaya (Pak Yosep Untu, Opa Desmon Mamentu, Tona’as Rinto Taroreh), beberapa tumpukan Kawasaran dari berbagai macam daerah, dan semua masyarakat Girian Atas. (CdR)