Sidang Perdana Sepuluh Legislator Minsel Absen

Amurang,Nyiurtimes.com–Masa sidang perdana legislator Minsel, tahun 2018 resmi dibuka, Jumat akhir pekan lalu. Ada banyak agenda publik yang dititipkan di pundak om dan tante Dekab ini. Itu terbaca dalam penyampaian hasil reses tutup tahun 2017. Lalu apakah semua aspirasi rakyat itu mampu dijawab?

“Hanya mereka (Legislator,red) yang bisa jawab. Apakah semua aspirasi konstituen yang sudah disampaikan mampu ditindaklanjuti melalui anggaran aspirasi atau tidak,” komentar Regina Pattyranie warga Minsel akhir pakan lalu.

Menariknya, memasuki agenda kerja legislator tahun 2018 ini, wanita cantik yang mengaku mahasiswa Unsrat itu cenderung pesimis dengan kinerja wakil rakyat. Menurutnya justru sekarang ini, para politisi akan mulai disibukan dengan agenda politik di berbagai daearah di Sulut.

“Ini juga akan berdampak pada kerja-kerja legislator. Sebab mereka pasti akan gerilya gotong royong memenangkan usungan partai mereka masing-masing pada pilkada serentak tahun ini,” pesimis Pattyranie.

Kekuatiran masyarakat ini bukan tanpa dasar. Malah sinyalemen minornya kinerja para wakil rakyat di tahun 2018 ini sudah mulai terbaca pada paripurna Jumat lalu. Ada sekira 10 Legislator yang memilih absen. Dan tidak ikut menghadiri sidang perdana itu.

“Ya gimana kita mau optimis. Dari aspek keterlibatan diri pada agenda penting semacam paripurna saja susah. Malah tanpa keterangan jelas lagi. Kita sebagai publik tentu bertanya apa sih alasan mereka tak ikut sidang,” tanyanya.

Akan hal itu, Sekretaria Dewan Lucky Tampi mengatakan ada beberapa anggota DPRD yang sudah menyampaikan ijin tak ikut sidang perdana. Kendati begitu ada juga yang tak ada kabar jelas. Entah apa alasan mereka.

“Ia ada beberapa yang sudah konfirmasi. Nah yang terdaftar di absen ada 20 legislator yang hadir,” jawab Tampi Jumat lalu.

Sementara itu, Diketahui dalam pembukaan sidang perdana itu, diwarnai dengan perombakan pimpinan fraksi partai Demokrat. Jabatan ketua yang sebelumnya dijabat Jhonly Ombeng digantikan oleh Andris Rumondor. Sementara posisi sekretaris dijabat oleh Franco Gino Rumokoy. (*)