Sertifikasi Guru Terkendala

Talaud, nyiurtimes.comРSisa pembayaran sertifikasi guru Desember 2017 masih terkendala. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Talaud Drs Andrian Taarega mengatakan, anggaran sertifikasi guru  Desember 2017 kini telah tersedia. Namun pihaknya belum bisa mengajukan pencairan ke Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah dikarenakan belum adanya SK yang dikeluarkan pemerintah pusat.

” Kita menunggu adanya SK carry over dari Pemerintah Pusat sebagai dasar pembayaran, sebab ini sudah masuk tahun anggaran baru. Hutang dana sertifikasi kepada para guru akan segera dilunasi. Untuk dana sudah tersedia di BPKAD,” ujarnya.

Pernyataan Taarega tersebut sekaligus menghilangkan keraguan para guru sertifikasi bahwa dana yang menjadi haknya tidak akan dibayar. Karena itu Taarega minta agar para guru dapat bersabar.”Saya tegaskan, pemerintah akan melunasi itu. Tinggal menunggu SK,” tegasnya.

Belum disalurkannya dana sertifikasi guru Desember 2017 lalu, memang menjadi perbincangan hangat dikalangan para ‘oemar bakri’. Pemerintah memang berhutang pada 804 guru sertifikasi yang bertugas di Talaud. Pengelola Tunjangan Guru SD dan SMP R. Siami menjelaskan alasan mengapa dana sertifikasi guru pada Desember 2017 belum terbayarkan. Siami mengatakan, dana Sertifikasi guru tidak masuk direkening Dinas Dikpora. Melainkan langsung ke BPKAD. Tahun kemarin, dana yang masuk di kas daerah, yang bersumber dari pemerintah pusat tidak cukup membayar sertifikasi guru-guru di Talaud.”¬† Untuk membayar sertifikasi guru hingga Desembaer 2017 diperlukan anggaran sekira Rp8 Miliar. Namun saat itu anggaran yang tersedia hanya Rp5 Miliar yang ditransfer dari Pusat. Kalau dipaksa dibagi ke semua guru, tentu tidak akan merata. Untuk sekarang anggaran sudah tersedia. Kami tinggal menunggu SK kemudian mengajukan pembayaran di BPKAD,” tandasnya. (tika)