Serap Puluhan Miliar, Anjungan Sulut di TMII Diminta Perhatikan Kearifan Lokal

Anjungan Sulut di TMII

Manado,Nyiurtimes.com–Kepala Biro (Karo) Infrastruktur, Barang dan Jasa Pemprov Sulut, Jimmy Ringkuangan mengatakan anjungan Sulut di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sudah harus segera diadakan revitalisasi

Hal itu dikatakan Ringkuangan saat bertemu dengan komisi II DPRD Sulut, guna menggagas Ranperda penggunaan anggaran cadangan yang telah ditetapkan Pemprov Sulut sebesar 60 Miliar sampai 2019 untuk pembangunan anjungan Sulut di TMII.

Dalam rapat dengar pendapat senin (27/11) Biro Infrastruktur, melalui Karo Ringkuangan menjelaskan pentingnya melakukan perawatan di TMII.

“Kami mendapatkan desakan dari pengelolah TMII karena melihat anjungan Sulut kurang mendapatkan penanganan yang serius, ketika kami adakan kunker ke TMII memang anjungan tidak di fungsikan dengan baik,” terang Ringkuangan, dihadapan anggota Komisi II.

Alhasil, Biro Infastruktur langsung menyurat kepada pengelolah TMII terkait peraturan melakukan revitalisasi anjungan di TMII.

“Yang intinya kami diminta memperhatikan kearifan lokal untuk melakukan revitalisasi, tidak bongkar Full hanya memaksimalkan kondisi yang ada disana,” terangnya.

Sementara itu, setiap 15 Kabupaten/kota melakukan subsidi sebesar 1 Miliar. Sementara anggaran revitalisasi Anjungan untuk fisik diprediksi menyerap sebesar 50 Miliar.

“Kita telah melakukan pengukuran untuk membagi jadi 3 wilayah untuk 3 budaya besar Minahasa, Bolmong Raya dan Kepulauan. Pengelolah tak memberikan izin untuk perluasan lahan, tapi gedung bisa bertingkat,” jelas Ringkuangan.

Disisi lain, anggota Komisi II Ivone Bentelu meminta pembahasan berikutnya bisa lebih fokus pasa draft Ranperda.

“Agar kita sudah melakukan pembahasan dari setiap pasal per pasal,” usulnya.

Sementara ketua Komisi II, Cindy Wurangian mengatakan pembahasan berikutnya akan memanggil konsultan yang menangani pembangunan anjungan.

“Berikutnya kita akan panggil konsultannya agar bisa lebih jelas,” tegasnya. (Gie)