Sehari Terisolasi, Trans Sulawesi Dibuka Kembali

AMURANG,Nyiurtimes.com– Setelah sempat terisolasi selama satu hari, jalur Trans Sulawesi di Desa Blongko kecamatan Sinonsayang kabupaten Minahasa Selatan sudah bisa dilalui. Pasca proses evakuasi dan pembersihan material longsor sepanjang empat ratus meter dengan menggunakan empat eksavator dan dua unit loder, Minggu kemarin. Walau begitu, menurut Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX Winardi Prabowo, untuk sementara akses jalan tersebut hanya dibuka satu arah. Menggunakan sistem buka tutup. Itu sebab semua kendaraan harus bersabar mengantri melewati jalur tersebut. “Statusnya masih darurat. Semua personil polisi dan juga TNI bersama Dinas PU dan warga kita stanby di lokasi. Untuk beberapa hari kedepan akan terus melakukan evakuasi,” ungkap Kapolres. Walau begitu, kondisi di lapangan justru sistem buka tutup ternyata hanya bisa berlansung tidak lama. Lantaran faktor cuaca yang belum menentu. Sekira pukul 16.00 Wita akses tersebut kembali ditutup. Semacam ada kekuatiran saat hujan turun alat sulit beroperasi. Apalagi kondisi tanah yang becek dan licin. Tambah lagi ketakutan ada longsor susulan. Ironinya dalam kondisi semacam itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) nyaris tak terpantau di lokasi. Beruntung pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU), dibantu Satpol PP, PMI Sibat Sinonsayang dan PMI Minsel bersama Polres dan TNI gotong royong melakukan evakuasi. Data diporoleh dalam bencana itu, satu rumah terkena dampak tanah longsor. Sementara itu dilaporkan di beberapa tempat seperti di kecamatan Ranoipao, sejumlah pemukiman warga terendam banjir. Begitupun di desa Teep, dan Kapitu kecamatan Amurang Barat juga dilaporkan sejumlah rumah warga terendam banjir. Hingga harus mengungsi. Dinas Sosial (Dinsos) sudah menerjunkan sejumlah bantuan. “Ya kita sudah distribusi bantuan ke tempat-tempat lokasi bencana,” ungkap Kepala Dinsos Minsel Sofie Sumampow. Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu memberi himbauan kepada segenap warga Minsel untuk terus waspada. Penuh perhatian dan selalu melakukan kordinasi. “Semua instansi terkait siaga. Semua harus turun lapangan. Dinsos, PU, BPBD bangun koordinasi secara intens,” ajak Bupati. (viktor)