Revitalisasi Anjungan Sulawesi Utara di TMII, Felly Runtuwene: Pemborosan!

Revitalisasi Anjungan Sulawesi Utara

Manado, Nyiurtimes.com – Anggaran revitalisasi kembali anjungan Sulawesi Utara di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta dengan anggaran daerah sebesar Rp 50 Miliar untuk 2 tahun anggaran dinilai terlalu berlebihan atau pemborosan.

Felly Runtuwene, Ketua Fraksi Restorasi Nurani untuk Keadilan (FRNK) DPRD Provinsi Sulawesi Utara mengatakan urgensinya dan kepentingan anggaran harusnya diperhatikan.

“Program mendatangkan wisatawan asing tak berimbang dengan situasi dan kondisi di daerah, turis yang datang cukup besar tapi sampai disini banyak keleleran yang justru banyak ke Mall, ini akibat dari minimnya destinasi wisata dan harusnya ini yang digenjot bukan anjungan Sulawesi Utara di TMII”. Tegas Politisi berparas cantik ini.

Srikandi yang vokal ini, mengingatkan Pemerintah daerah agar lebih jeli dalam menganggarkan dana rakyat.

“Jika TMII yang diutamakan keuntungan bagi daerah sangatlah minim, karena yang akan diuntungkan adalah pusat. Daerah hanya kebagian gengsi dan TMII alasan untuk penjualan keunggulan wisata daerah. Tapi pada akhirnya, justru ini akan membuat daerah makin malu karena promosi dan kenyataan berbeda”. Tambah Felly.

Seperti diketahui bahwa pembahasan yang dilakukan oleh Komisi II bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara beberapa waktu lalu, anggaran revitalisasi anjungan tersebut bersifat rantangan. Dimana 15 kabupaten/kota memberikan sumbangsih masing-masing Rp1 Miliar untuk tahun anggaran 2018. (**)