Rekam e-KTP Sekarang Besok Terima Blanko

Talaud, nyiurtimes.com–Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jabes Linda mengatakan, pihaknya tidak dapat langsung mencetak blangko dihari yang sama usai perekaman. Letak Geogravis Kabupaten Kepulauan Talaud dan lemahnya Sinyal internet menjadi kendala. ” Kami telah berupaya lakukan percepatan perekaman. Di daerah kepulauan seperti Talaud, yang jaringan internet yang terkadang lemah sangat sulit jika perekaman dan print bangko dilakukan dalam hari yang sama. Dalam artian masyarakat merekam hari ini, belum bisa mendapatkan blangko dihari yang sama,” ujarnya.

Jabes menjelaskan, kekuatan sinyal internet di Kepulauan Talaud tidak secepat di daerah daratan. ” Kami harus menunggu waktu malam saat sinyal lumayan bagus untuk mengirim data ke server pusat. Tapi sekarang kita pacu, rekam hari ini ambil blangko esok,” jelasnya.

Sementara untuk mengejar target perekaman, Dinas Dukcapil telah menyediakan empat alat perekaman. Dimana dua alat dibawa mobile ke kecamatan-kecamatan dan dua lainnya siaga di kantor Dukcapil. “Sekarang tim kami lagi turun di kecamatan-kecamatan. Sekira masih ada 19 ribu warga yang belum merekam. Kami turun di kecamatan untuk mendata dari angka tersebut, jika didapati warga yang sudah meninggal maka langsung dibuatkan akta kematian. Jika ada yang sudah pindah maka langsung dihapus. Ini agar kami mendapat data valid dan rill mengenai jumlah warga yang belum merekam. Di kecamatan, kami mendata secara offline terlebih dulu, yang kemudian data tersebut akan saya bawa ke Jakarta untuk dimasukkan ke server induk langsung,” tuturnya.

Untuk Ketersediaan Blangko, karta Jabes, Dinas Dukcapil masih memiliki stok 6000 blangko, yang jika mulai menipis akan langsung mengajukan penambahan dari Pusat. ” Intinya kami lakukan sistem jemput bola. Turun langsung ke masyarakat di kecamatan-kecamatan. Untuk percepatan perekaman, peran pemerinrah desa dan kecamatan juga diperlukan dalam menfasilitasi dan memobilisasi warga untuk merekam. Kesadaran masyarakat juga dibutuhkan. Harus ada kerjasama untuk mendapatkan hasil maksimal. Intinya, kami targetkan, awal Juni semua warga sudah rekam e-KTP. Untuk perekaman kami buka hingga malam pada hari kantor dan weekend Sabtu ,” tandasnya.

Kecamatan Beo, Rainis, Damau, Kabaruan, Salibabu dan Moronge merupakan kecamatan yang mengkoleksi warga belum rekam e-KTP. Diketahui jumlah warga Talaud sekira 104. 512 jiwa dan wajib KTP ada 81.885 jiwa. (tika)