Prihatin Dengan Tradisi Yang Mulai Menghilang, Pemuda Adat Tonsea Terbentuk

Airmadidi Nyiurtimes.com – Zaman globalisasi semakin menggilas, modernisasi semakin mengungkung kebudayaan lama yang telah di bentuk oleh leluhur Minahasa khususnya Tonsea sudah semakin menghilang. Ini membuat sekelompok pemuda di Minahasa Utara membentuk BARISAN PEMUDA ADAT NUSANTARA (BPAN) MINAHASA UTARA untuk bergerak.

“Sabtu 28 januari kemarin telah terbentuk kepengurusan BPAN Minut. Di Cafe Dodoku Airmadidi “. Terang Yusack Tangkilisan. Ketua BPAN DP Minut.
Untuk program kerja akan di tentukan pada rapat selanjutnya juga perampungan kepengurusan koordinator kampung (korkam) serta pendekatan – pendekatan sosial di wilayah Minahasa Utara. Tambah Tangkilisan. Pemuda Adat Minut juga di harapkan akan bersinergi dengan pemerintah Kabupaten untuk mengawal dan intens mencari jatidiri Adat dan Istiadat Minahasa pada umumnya dan Tonsea pada khususnya.
“Diharapkan kepada pengurus yang terpilih untuk bersemangat mensukseskan program – program budaya”. Tutup Tangkilisan yang dalam organisasi lokal adalah Sekretaris Jendral Makatana Minahasa.

Inilah pengurus BPAN DP Wilayah Minahasa Utara 2018.
Penasehat :
1. Stenly Lengkong
2. Ventje Tawalujan
3. Candra Dengah Rooroh
Pangurus Harian :
Ketua : Yusac Tangkilisan
Wakil : Valdi Luntungan
Sekretaris : Tiffani Watuliu
Bendahara : Juanita pangkerego.
Pemuda Adat, bangkit, maju, bergerak! (CdR)