Poluakan; Pilhut 2018 ditunda, Murni Tanpa Unsur Politik

Amurang,Nyiurtimes.com — Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) di 63 Desa kabupaten minahasa selatan (Minsel) akhirnya dinyatakan tunda.
Yang menjadi faktor ditundanya Pilhut kali ini yakni dengan adanya Pemilihan umum 2019 dan juga ada beberapa desa yang belum membentuk Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Kepala dinas pemberdayaan masyarakat desa (PMD) Ever Poluakan, mengatakan bahwa keputusan untuk ditundanya pilhut tahun 2018 sudah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minsel.

“Kemarin hari (25/9/2018) kami pihak eksekutif dan legislatif telah membahas dan menyetujui bersama bahwa pilhut tahun 2018 ditunda dan akan dilaksanakan setelah pelantikan presiden dan anggota legislatif 2019 nanti” ucap Poluakan

Dia pun menambahkan, penundaan pilhut tidak ada kaitannya dengan unsur – unsur politik yang pada akhir – akhir ini sering di perbincangkan di sosial media. Malahan dengan di tundanya pilhut kali ini, mungkin bisa menjadi tolak ukur dari para Caleg yang tidak terpilih untuk dapat mencalonkan diri sebagai calon Hukum Tua.
kalau tidak ada aral melintang, oktober 2019 nanti pasti akan dilakukan pilhut. (Viktor)