Pogidon Kuda Hitam di ODSK Cup 2019

Nyiurtimes.com, Manado – Pogidon Basket Ball Club saat ini menempati peringkat pertama Group E dalam ODSK Cup 2019.

Pogidon Executive Basketball Club yang baru terbentuk bulan Mei 2019, mampu memberikan kejutan dengan menjadi juara di grup E setelah menumbangkan Inside Ball 23-17 dan mengalahkan salah satu club papan atas sulut, Minahasa Muda dengan skor meyakinkan 45-40.

Ternyata punggawa club ini tidak main-main karena didalamnya terdapat beberapa pemain kunci yang cukup berpengalaman di bola basket nasional, sebut saja Small Forward Pogidon, Fristo Budiman.

Sosok yang akrab di sapa tito ini pernah berkostum club IBL Satria Muda dan merupakan pemain kunci PON DKI 2010. Hak ini terbukti dengan threepoint shoot yang tidak pernah meleset dari tito

Selain itu Ada Ivin Eleazar, pemain kelahiran Batam 29 tahun silam ini ternyata mantan Point Guard andalan Kepulauan Riau saat menyabet medali perunggu di PON 2012.

Adapula Daniel Adam seorang playmaker legenda sulut yang sangat diakui kemampuannya di tahun 2000an, sahabat akrab Valentino Wuwungan (pemain timnas Indonesia) ini, pernah membawa SMANSA Manado(2004-2007) tidak terkalahkan.

Selain itu ada nama nama lain yang pernah mengikuti PON dan pra PON Basket seperti Marco Lembong, Ferrel Mailangkay, Hizkia Pontuluran, Mark Lomboan, Mario Nesa, Ezra Roring, Mesak Dote, Samuel Kenny, dll.

Pogidon Executive Basketball sendiri dikomandani salah satu pelatih Senior Sulawesi Utara, Herry Tri Tumuwo. Sosok yang akrab di sapa Bongkeng ini dikenal sangat berpengalaman sebagai pemain maupun pelatih Basket.

Club yang berkandang di Prisma School Pumorouw ini disebut2 sebagai “return of the Kings” karena pemain yang dimiliki merupakan pemain pemain yang telah lama menghilang dari dunia basket. Namun dilihat dari kualitas pemain dan pelatih, club ini seharusnya mampu merajai basket sulawesi Utara.

“Saya lihat Pogidon ini sangat menjanjikan, semoga (mereka) dapat bersaing dengan Harlex dan Celebes di kompetisi ini dan kompetisi2 selanjutnya, supaya ada warna baru di seputaran basket sulut,” ujar Fernando Ogi, mantan pemain GMC Jakarta seusai pertandingan Pogidon v Minahasa Muda.

Apakah Pogidon dapat mematahkan dominasi Harlex dan Celebes di perbasketan sulawesi utara? Kita tunggu saja, return of the kings. (REFLY)