Peran Sulut Dalam Pertumbuhan APBN Masih Kecil

Agung Widiadi,Direktur Evaluasi Pengelolaan dan Informasi Keuangan Daerah

UNSRAT, Nyiurtimes.com – Kementrian Keuangan Direktoral Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Goes to Campus dengan materi “Mengenal dan Mengawasi APBN #Uang Kita” yang dibawakan oleh Agung Widiadi selaku Direktur Evaluasi Pengelolaan dan Informasi Keuangan Daerah, pada Kamis (21/11/2019) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.

Widiadi mengatakan perlu adanya pengenalan kepada mahasiswa agar bisa ikut serta dalam mengawasi pengelolaan APBN.

“Jadi pertama kenali dulu, baru ikut mengawasi pelaksanaan daripada APBN itu sendiri. Jadi dengan mekanisme seperti ini kami berharap semakin banyak yang berperan dalam pengawasan APBN,” ujar Agung Widiadi saat di wawancarai seusai membawakan materi.

Kemudian, saat ditanyakan hasil evaluasi Anggaran Daerah khususnya di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Widiadi mengatakan peran Sulut dalam pertumbuhan APBN masih kecil.

“Secara ringkas untuk sulut dalam perannya untuk pertumbuhan APBN secara Nasional masih kecil, harus diakui selama ini perkembangannya di Jawa dan Sumatera itu masih lebih besar perannya dibanding di daerah Sulut, ” bebernya.

Dia mengatakan dengan berbagai upaya yang di lakukan kedepannya bukan hanya d ipulau Jawa dan Sumatera tapi seluruh wilayah Indonesia dapat berkontribusi dalam pembangun ekonomi negara

“Dengan pembangunan dari pinggiran berharap kedepan nantinya bukan hanya di Jawa dan Sumatera tetapi dari seluruh wilayah Indonesia bisa berkontribusi secara positif pembangunan dan pertumbuhan ekonominya secara Nasional,” tutupnya.(Mineshia)