Penggunaan Dandes Tahap I Desa Durian, Terpusat Di Pengerjaan Fisik

Amurang,Nyiurtimes.com — Penggunaan Dana Desa (DD) yang akuntabel dan transparan di tunjukan Pemerintah Desa Durian, Kecamatan Sinonsayang Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), dengan langsung melakukan pembangunan.

Pencairan DD tahap I yang sebanyak 20% dari anggaran DD Desa Durian Tahun 2019, langsung dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Seperti yang terpantau media ini, Pemdes Desa Durian yang di nakhodai penjabat Hukum Tua Stanly Pangemanan, telah melaksanakan pekerjaan fisik yakni, pembuatan Talud dan Drainase.

Adapun Volume dan biaya pengerjaan Talud penahan tanah yaitu, 49 Meter dengan jumlah biaya Rp. 35.592.000. Sedangkan pengerjaan Drainase 204 Meter dengan jumlah biaya Rp. 107.558.500.

Pengerjaan yang melibatkan masyarakat desa setempat, sangat di apresiasi oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Saya mengapresiasi kinerja penjabat Hukum Tua, karena sudah libatkan langsung seluruh masyarakat yang ingin bekerja, dengan begini, kami sebagai BPD, bisa ikut ambil bagian dalam mengawasi setiap pengerjaan yang di laksanakan Pemdes” Ucap Joice Moningka yang adalah ketua BPD Desa Durian

Sementara itu, Toli Pendong yang mewakili para pekerja mengatakan, terima kasih kepada penjabat Hukum Tua Stanly Pangemanan, karena sudah percayakan masyarakat untuk mengerjakan bangunan yang sementara ini kami kerjakan.

“Terima kasih pak, karena sudah percayakan kami untuk lakukan pengerjaan yang saat ini kami kerjakan” kata Pendong

Sedangkan Hukum Tua Stanley Pangemanan mengatakan, ini semua karena anugerah Tuhan dan kepercayaan dari Pemerintah Kabupaten, dalam hal ini ibu Bupati DR. Christiany Eugenia Paruntu,SE

“Atas nama pribadi dan seluruh masyarakat Desa Durian mengucapkan terima kasih, kepada Bupati Minsel ibu DR. Christiany Eugenia Paruntu,SE yang sudah memperjuangkan anggaran DD Desa Durian, sehingga Desa kami sampai saat ini sudah mulai terlihat peningkatan pembangunan dan sumber daya manusia” ucap Pangemanan
(Victor)