Penemuan Mie Berboraks Belum Temui Solusi, Warga Jadi Resah

Manado, Nyiurtimes.com – Temuan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Manado yang menyatakan mie dibeberapa pasar tradisional mengandung boraks sontak menjadi ramai diperbicangkan.

Meski begitu, Kepala BPOM Manado Dra Rustyawati,Apt,M.Kes,Epid masih belum memberikan pernyataan resmi untuk melakukan penanganan secepatnya.

Rustyawati mengatakan penangan terhadap temuan itu harus dilakukan secara komprehensif.

“Penanganan mie berborax harus komprehensif dan sinergi dengan sektor terkait lainnya mengingat ini menyangkut banyak aspek,” ujarnya, selasa (06/02/2018), sembari menambahkan akan menggandeng intansi teknis untuk menangani temuan ini.

Sementara itu, saat ini warga tengah resah atas hebohnya temuan mie yang mengandung borax. Pasalnya, surat yang telah diberitakan BPOM sebelumnya telah terbit sejak tanggal 31 Januari 2018.

“Baru tahu pas baca berita, ini bahaya sekali karena itu mie selalu di konsumsi masyarakat jadi harus cepat di atasi,” ujar Karmila Saleh warga kelurahan sumompo ini.

Karmila selaku masyarakat yang sering melakukan aktivitas jual-beli dipasar tradisional berharap agar temuan ini harus cepat ditangani.

“Baiknya, begitu, ditangani secepatnya dan diberi sanksi pelakunya yang mengetahui kandungan tersebut, tapi dibiarkan dijual,” ujarnya. (Arman)