Pemkot Bitung Klarifikasi Peserta Tari Maengket Yang Batal Tampil di FPSL

Kabad Humas Setda Kota Bitung - Albert Sergius, SE

Nyiurtimes.com, BITUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung melalui Humas dan Protokol Setda Kota Bitung mengklarifikasi terkait batal tampilnya peserta Tari Maengket yang notabenenya adalah siswa SD dan SMP saat Pembukaan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) tahun 2019 yang dilaksanakan di Pangkalan Satrol TNI AL.

Melalui rilis yang disampaikan kepada media pada Rabu (09/10/2019), Kabag Humas dan Protokol Pemkot Bitung, Albert Sergius memberikan klarifikasi resmi terkait kejadian tersebut.

Baca juga

Menteri Pariwisata RI Sebut FPSL Masuk CoE Wonderfull 2020

“Selamat malam mohon ijin mengklarifikasi terkait insiden tidak tampilnya anak2 maengket pada saat pembukaan FPSL sebagai berikut :

1. Pertama-tama kami memohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian tadi siang dan sangat memahami kekecewaan para orang tua yang sudah meluangkan waktu khususnya kepada anak-anak yang sudah sangat antusias memberi diri untuk mensukseskan kegiatan ini.

2. Berdasarkan kalarifilasi dari EO bahwa sebenarnya bukan di cut tetapi hanya di geser waktu tampilnya dikarenakan: sejak kemarin sampai tadi jam 11.00 info yang kami dapat dari EO bahwa tim maengket tidak menghadiri gladi bersih sehingga dilakukan penggeseran jadwal tampil.

3. Namun stelah itu berkembang insiden dimana terjadi pemukulan terhadap MC (sdr Jimly) yang bertugas saat itu oleh salah satu oknum orang tua dari peserta, sehingga suasana di back stage menjadi kacau dan acara di panggung utama akhirnya terhenti.

4. Sebagai informasi sebagian tim maengket sdh ditampilkan di dermaga saat menyambut kedatangan menteri dan rombongan menjelang pelaksaan karnaval laut.

Demikian penjelasan dari kami, sekali lagi kami memohon maaf atas kekecewaan dan ketidaknyamanan ini,” ujar Albert.
(REFLY)