Pekerja SULUT Sumringa, OD Patok UMP Ranking 3 Se-Indonesia

Pekerja SULUT Sumringa, OD Patok UMP Ranking 3 Se-Indonesia
Pekerja SULUT Sumringa, OD Patok UMP Ranking 3 Se-Indonesia

SULUT-Publik Sulut patut berbangga. Utamanya para buruh dan pekerja. Pasalnya perhatian pemerintah terhadap tingkat kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat benar-benar terukur.

Buktinya melalui Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Olly Dondokambey menetapkan besaran upah minimum provinsi (UMP) yang akan mulai berlaku di awal 2018 sebesar Rp2.824.286 per bulan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh NyiurTimes.com, besaran nominal UMP yang akan diterima oleh para pekerja di Bumi Nyiur Melambai Sulawesi Utara, mengalami kenaikan dari pada UMP saat ini sebesar Rp2.598.000.

Pergub No.48 yang dikeluarkan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey pada 31 Oktober 2017 menetapkan bahwa Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulawesi Utara tahun 2018 sebesar Rp2.824.286.

Penetapan UMP Sulawesi Utara menjadikan Provinsi Sulawesi Utara berada di urutan ketiga dengan UMP tertinggi di Indonesia setelah DKI Jakarta dan Surabaya serta Sulawesi Utara pada posisi paling tinggi di Pulau Sulawesi.

Menurut Ketua Dewan Pengupahan Provinsi Sulut/Pengamat Ekonomi SW Palar, hal tersebut perlu diapresiasi.

Gubernur Sulawesi Utara dinilai sangat berpihak kepada masyarakat khususnya para pekerja sembari mengingatkan bahwa besaran UMP yang tinggi memiliki resiko juga, bahwa pekerja dari luar daerah bisa datang dan menyerbu lapangan pekerjaan di Sulut.

Kita harus apresiasi Pak Gubernur Olly. Beliau berpihak dan peduli kepada para pekerja. Apresiasi yang tinggi karena Sulut boleh berada diurutan ketiga di Indonesia. Tetapi juga menjadi peringatan bagi warga Sulut, agar mengembangkan kapasitas dan keahlian karena dengan UMP yang tinggi tentunya akan membuka peluang bagi pekerja diluar Sulut untuk masuk dan bekerja di Bumi Nyiur Melambai“. Ujarnya.