Pejabat Mulai H2C, Roling Segerah Digelar

Amurang, Nyiurtimes.com–Perasaan pejabat eselon di lingkungan pemerintah kabupaten Minahasa Selatan mulai diaduk. Mayoritas birokrat nampak was-was. Menyusul beredar informasi Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu dan Wakil Bupati Frangky Wongkar bakal merombak kabinet dalam waktu dekat. Perasaan kawatir tidak lagi dipercayakan memegang jabatan jadi momok menakutkan. Apalagi bagi pejabat yang minus prestasi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah Ferdinand Tiwa menegaskan kepastian roling merupakan kewenangan bupati. Itu sebab, ia mengaku tak begitu persis mengetahui waktu roling. Walau begitu, ia mengisyaratkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bakal menjadi salah satu indikator.
“Selain prestasi tentu hasil BPK juga akan jadi acuan. Itu sebab kemungkinan setelah ada keluar hasil baru akan dilaksanakan roling. Tapi sekali lagi itu sepenuhnya kewenangan Bupati, bisa saja esok. Tergantung Bupati” ungkap Tiwa.
Kebutuhan pelaksanaan roling juga simpul Tiwa ada beberapa jabatan yang lowong.
Sementara itu, Ketua DPRD Minsel Jeany J Tumbuan menegaskan loyalitas dan kinerja menjadi aspek penting Bupati dalam proses roling nanti. Apalagi dalam amatan Tumbuan selang tahun 2018 ini banyak pejabat yang memilih absen dan malas mengikuti agenda penting pemerintah bersama DPRD. Pernyataan Ketua DPRD itu, saat melihat mayorits pejabat eselon II tidak mengikuti paripurna LKPJ beberapa waktu lalu.
“Ini jadi catatan penting. Supaya Bulati menjadikan ini sebagai salah satu pertimbangan, ” tegas Tumbuan. (*)