Pandang enteng ! BPJS Pidanakan 16 Perusahaan di Minsel

Ilustrasi BPJS

Amurang,Nyiurtimes.com–Sejumlah perusahaan dan badan usaha diseret ke muka hukum oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Itu buntut dari sikap pandang enteng dan pengabaian jaminan sosial terhadap para karyawan. Data diperoleh ada 16 badan usaha yang disinyalir tidak mengikutsertakan jaminan kesehatan pekerja, tiga diantaranya, malah sudah masuk ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Selatan (Minsel).

Apabila terbukti, pimpinan perusahaan bersiap menerima hukuman pidana. Itu diungkapkan langsung Kepala BPJS Kesehatan Amurang Fero Toar. Malah ia menyebutkan dari 16 perusahaan itu satu diantaranya adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik pemkab Minsel. Ia secara gamblang menilai sikap kurang proaktif yang ditunjukkan belasan perusahaan itu justru melanggar undang-undang nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.

“Nah dampaknya mereka tidak memiliki jaminan saat sakit. Padahal, sesuai aturan, iuran bagi pekerja itu lima persen dari gaji sebulan. Empat persen ditanggung perusahan, satu persen oleh pekerja. Itu sudah mencakup lima anggota keluarga pekerja yang diikutsertakan sebagai peserta,” terangnya.

Padahal menurut Toar jauh sebelumnya sudah diperingatkan secara berulang. Namun tak diindahkan. Akibatnya, tiga perusahan telah dibawa ke ranah hukum pidana. Sedangkan sisanya masih berproses.

“Tiga sudah diproses di Kejari Minsel. Satu masih teguran kedua. Yang lain, masih ditunggu responnya,” bebernya.

Sambil menambahkan, perusahan terancam denda Rp_1 miliar hingga kurungan pidana.

Mengingat urgenis persoalan di atas, legislator Minsel akhirnya ikut merespon. Seperti yang disampaikan personil komisi III Roby Sangkoy. Politisi Golkar itu mengaku persoalan tersebut memang sudah masuk ditelinga para wakil rakyat. Apalagi memang sudah jadi buah bibir selama ini.

“Kita segera meminta keterangan dari perusahan-perusahan tersebut. Karena itu diatur dalam ranah hukum, artinya perusahaan tersebut telah melanggar hukum,” tutur dia. (*)

Daftar Perusahaan yang diduga bermasalah dengan BPJS

-Diperiksa Kejari

PT. Putra Karangetan
PT. Tri Mustika Cocominaesa
PT. Tropica Cocoprima

-Teguran Pertama

PT Global Coconut

-Peringatan pendaftaran

PT Nichindo Manado Suisan

Belum Terdaftar

RM Tuna
Depot Isi Ulang Pondang
Toko Bangunan Sumber Mulia
Prince Hotel
Toko Bangunan Harmoni
Topas
PDAM Minsel
Rumah Makan Monic
Ex Cafe

-Belum Beroperasi
PT Mega Jaya Prisma Lestari

Dialihkan Pusat ke Daerah

PT Mega Daya Tangguh