Nada Keras Warganet Pada Billy Lombok Kian Ramai

Manado, Nyiurtimes.com – Surat terbuka buat Legislator Sulawesi Utara dari Partai Demokrat Billy Lombok yang ditulis James Lembong aktifis yang dikenal vokal di Bumi Nyiur Melambai, menuai beragam komentar dari netizen.

Surat terbuka tersebut bahkan menjadi viral di sosial media dan diberitakan oleh media-media online. Surat terbuka tersebut berisi kegelisahan hati seorang James Lembong yang adalah pembina remaja GMIM terkait motif Billy Lombok untuk maju sebagai calon Ketua Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM yang disinyalir sarat kepentingan politik.

Netizen atau warganet pun menanggapi dengan berbagai argumentasi dikolom-kolom komentar media sosial Facebook.

Ketua DPD GAMKI Sulawesi Utara Jeverson Petonengan melalui akun Facebooknya, mengapresiasi surat terbuka tersebut dan mengkritik keras sepak terjang pelayanan Billy Lombok yang dinilai kurang baik.

“Yang penting mo jadi pelayan jangan pake cara2 politik, kase jaket dg doi transport. Mo jadi apa le tu pelayanan kalo model bgt karena di pemuda le dulu seingat kita bilo da kase tinggal budaya buruk dalam pelayanan”, tulis Jeverson yang merupakan mantan Penatua Pemuda GMIM.

“Semua ujung2nya demi batu loncatan ke politik. Memimpin pemuda disaat muda, saat jadi papa muda memimpin remaja, pas sudah jadi orang tua umur 40 an jadi kaum bapa, kalau perlu so opa jadi lansia. Biar dapa jalur suara”, tulis akun Facebook Toar Yonas Pangemanan.

“Pelayan seharusnya tumbuh dari sebuah ketulusan hati utk melayani bukan krn ada kepentingan pribadi apalagi yg brjiwa politikus… Realita inilah yg mengiring gmim ke arah kehancuran”, tulis akun Facebook Bill Werung.

“Pelayanan bukan tempat utk berpolitik.. Mengambil kesempatan didalam lingkungan pelayanan utk kepentingan pribadi itu salah besar.. Motivasi pelayanan yang salah apabila kita melayani utk kepentingan politik.. Mulai dari bawah, pelajari dan renungkan apa yang ada saat ini baru melangkah ke tingkat yang lebih diatas itu akan lebih baik”, tulis akun Facebook Christian “zhu” Langkun.

“Menjadi seorang pelayan Tuhan harus didasari oleh Kejujuran & ketulusan sbg seorang hamba..”, tulis akun Facebook Ferry Mandang.

“Jgn pelayanan Gereja di campur dgn politik…”, tulis akun Facebook Nethanel Memang Ibo. (**)