Melky Pangemanan: Kapan Rizieq Shihab Ditangkap?

Manado, Nyiurtimes.com – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab telah meninggalkan Indonesia sejak akhir April 2017. Alasannya umrah bersama keluarga, dia pergi beberapa saat setelah ada panggilan pertama dari penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus chat seks dan akhirnya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sejak ditetapkan sebagai tersangka pada akhir Mei 2017, Rizieq Shihab tak kunjung pulang ke Indonesia untuk menghadapi kasus hukum yang menjerat dirinya. Rizieq menghabiskan waktunya di Arab Saudi.

Keseriusan polisi dalam mengungkap kasus yang menjerat pentolan Front Pembela Islam Rizieq Shihab ini pun mulai dipertanyakan. Kasus dugaan pornografi dalam percakapan yang dilakukan Rizieq dengan Firza Husein tak kunjung dituntaskan.

Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Utara Melky Pangemanan mengatakan bahwa kasus yang menjerat Imam besar FPI Rizieq Shihab merupakan ujian kredibilitas dan keseriusan Polri dalam menangani kasus tersebut.

“Saya kira ini ujian kredibilitas dan keseriusan Polri dalam menangani kasus Rizieq Shihab. Pertanyaannya sekarang, kapan orang ini ditangkap?. Saya kira publik saat ini menanti kerja nyata Polri untuk segera menangkap Rizieq. Terlalu lama dia menghabiskan waktu di luar negeri”, kata Melky.

Menurutnya, Polri harus bergerak lebih cepat dalam menangani kasus Rizieq Shihab agar tidak meninggalkan preseden buruk di masyarakat.

“Publik banyak berharap agar Polri bekerja lebih cepat. Jangan sampai menimbulkan preseden buruk di masyarakat karena lambannya kerja Polri. Karena kalau ini dibiarkan dan lambat untuk ditindaklanjuti, maka orang lain bisa mencontoh bahwa kalau berbuat pelanggaran hukum, mudah saja langsung ke luar negeri berarti sudah aman. Saya kira ini bahaya”, tegas Melky. 

Melky pun berharap penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya segera mengirimkan permintaan ke pihak Imigrasi agar mendeportasi Rizieq Shihab.

“Langkah Polri dalam hal ini penyidik, sebaiknya segera mengirimkan permintaan ke Imigrasi agar bisa segera mendeportasi Rizieq dan langsung bisa dilanjutkan proses hukum”, tutupnya. (**)