Marcelino Sengkeh: Stop! Sabung Ayam di Hari Natal

Minut, Nyiurtimes.com – Natal adalah perayaan sukacita dan ucapan syukur karena kelahiran Yesus Kristus, Anak Allah Sang Juruselamat melalui seorang perawan bernama Maria. 

Makna dan perayaan Natal yang sesungguhnya adalah bagaimana manusia dapat mensyukuri kasih dan berkat Tuhan yang datang ke dunia untuk menanggung segala hukuman atas dosa-dosa manusia.

Tokoh Pemuda Minahasa Utara Marcelino Sengkeh melihat bahwa saat ini masyarakat dan jemaat di Sulawesi Utara masih banyak yang memaknai Natal Yesus Kristus dengan cara-cara dan kebiasaan yang keliru.

“Saya melihat di Sulawesi Utara masih banyak jemaat dan masyarakat yang keliru dalam memaknai Natal. Contohnya tanggal 25 Desember dimanfaatkan orang dengan pergi ke tempat sabung ayam dan juga ada yang suka berkumpul untuk bermain judi. Padahal sebaiknya waktu yang ada dimanfaatkan untuk beribadah dan berkumpul bersama keluarga. Hal tersebut telah menjadi kebiasaan yang keliru sejak lama”. kata Marcelino yang adalah Wakil Ketua GAMKI Minahasa Utara.

Marcelino pun mengajak kepada seluruh jemaat dan masyarakat terlebih bagi kaum muda untuk bisa memaknai Natal dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan membawa dampak yang baik bagi banyak orang.

“Maknailah Natal ini dengan kegiatan positif dan membawa dampak edukasi serta religi. Sebagai anak muda hindari pesta pora, mabuk mabukan, konsumerisme, hura hura, judi dan yang lagi trending topic sekarang yaitu arisan sosmed yang sering membawa dampak buruk serta judi sabung ayam. Semua itu selalu membawa dampak buruk pada akhirnya. Jadilah orang muda yang mampu menularkan sifat dan Karakter inovatif dan semangat bekerja. Jadilah pelopor go green, jiwa humanity yang tinggi dan suka menabung”. ujar ASN Teladan Minahasa Utara ini.