Maknai Natal, PMHU-Di Sulut Tampilkan Refleksi Doa Bapa Kami Bukan Sekedar Euforia

Panitia Perayaan Ibadah Natal PMHU-Di Sulut

HALUT, Nyiurtimes.com – Persatuan Mahasiswa Halmahera Utara yang berstudi di Sulawesi Utara (PMHU-Di SULUT) menggelar perayaan Natal Yesus Kristus, pada Senin, (30/12/2019) yang digelar di gedung Gereja Alfa Omega Tobelo kabupaten Halmahera Utara.

Pada perayaan natal kali ini, Panitia Pelaksana Natal PMHU-Di SULUT mengangkat tema “Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang” sesuai dengan tema nasional Persekutuan Gereja-gereja Di Indonesia (PGI), dan dalam perayaan Natal tahun ini, panitia mengisi acara dengan refleksi Natal melalui pembacaan Doa Bapa Kami.

Dalam sambutan Ketua Umum PMHU-Di Sulut, Stevie Punya berpesan kepada umat nasrani dan juga kader PMHU bisa mengaktualisasikan tema besar yang di gagas PGI yang juga menjadi tema dalam Ibadah Natal tersebut.

“Kita harus mampu dan bisa mengaplikasikan tema besar kita dalam kehidupan kita sebagai umat kristen dan sebagai anggota PMHU, kita juga harus bisa melaksanakan apa yang menjadi tema Natal kita pada malam ini” ujar Stevie.

Selain itu, Mesak Habary yang merupakan Demisioner Ketua Umum PMHU-Di SULUT sangat mengapresiasi konsep perayaan natal yang diselenggarakan oleh Panitia Pelaksana Natal Kristus PMHU-SULUT,

“Hal ini merupakan alat agitasi untuk melihat situasi anak muda hari ini yang semakin jauh dari gereja. Konsep seperti ini sangat luar biasa, dan tidak bisa dipungkiri karena memang yang identik dengan milenial adalah hal-hal yang baru dan pada malam hari ini panitia mampu menciptakan hal itu,” tutur wakil ketua I LMND.

Lanjut Mesak dalam sambutannya, ia memberi apresiasi atas refleksi Natal yang ditampilkan. Menurutnya dari sinilah umat Nasrani harus memaknai Doa Bapa Kami secara utuh dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Tadi soal refleksi kemudian pembacaan Alkitab yang dibawakan dalam konteks Doa Bapa Kami itu sangat luar biasa, ini sebagai ajaran bahwa memaknai sebuah Doa Bapa Kami yang sangat sempurna itu bukan hanya sebatas hafalan semata tetapi bagaimana kita bisa mempraktekan dalam kehidupan kita sehari-hari,” tambah mesak.

Kemudian mesak juga berpesan kepada pengurus dan panitia agar lebih inovatif lagi agar konsep-konsep yang baru di PMHU- Di SULUT mampu menggait dan mampu menjabarkan dalam kehidupan sehari-hari dan sesama umat manusia untuk menapaki tahun yang baru.

“Bagaimana kita memaknai kelahiran Yesus Kristus bukan hanya euforia semata, momen Natal setiap desember ramai-ramai dan sebagainya tetapi bagaimana kita menjadikan sebagai satu pijakan, batu loncatan, satu dasar kehidupan bersama di tahun yang berikut agar mampu mendorong proses pengkabaran injil umat kristiani bisa berjalan dengan baik,” tutupnya.

Ibadah perayaan Natal ini dihadiri oleh 150 orang, turut hadir pula dari BPHJ GMIH ALFA OMEGA TOBELO dan Paguyuban Mahasiswa Halmahera Utara yang berstudi di beberapa kota lainnya, seperti IPMHU-BANDUNG, IMAHU-JOGJA, HIPMAHALUT-JAKARTA.(Mineshia)