Lemkari Gelar Ujian Kenaikan Sabuk di Mako Polres

TALAUD– Lemkari ( Lembaga Karate – Do ) Indonesia Cabang Talaud lakukan ujian kenaikan tingkat atau penurunan kyu, yang diikuti sekira 75 karateka ( Kohai) baik anggota Polres dan karateka usia belia yang sebagian besar adalah pelajar. Pelaksanaan ujian karate digelar di Mako Polres Kepulauan Talaud, Minggu malam.

Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Denny Situmorang yang juga Ketua Pengcab Lemkari Talaud menandatangani MoU antara Pegnda Lemkari Sulut dengan Polres Talaud di bidang olahraga Beladiri Karate.

Ketua Lemkari Sulut DR Adri Manengkey, dalam sambutannya mengatakan, setiap enam bulan dilaksanakan ujian kenaikan tingkat atau penurunan kyu. “ada nilai filosofi, mentalitas, sikap dan kepribadian dalam setiap Kihon atau gerakan dasar, Kata atau perpaduan kihon dan jurus Karate. Ujian ini juga dilakukan supaya bisa mengetahui sejauh mana pemahaman para kohai (karateka) tentang beladiri itu sendiri. Olahraga itu juga untuk kesehatan, stamina, disiplin, kepribadian, mentalitas, dan sumber daya manusia,” ujarnya.

Untuk bisa lulus ujian, kata Manengkey, seorang karateka harus mampu menurunkan kyu awal sabuk putih yaitu 10, sabuk putih ke kuning minimal kyunya menjadi 8.5, kuning ke hijau minimal 6.5, hijau ke biru minimal 5.5, biru ke coklat minimal 3.5, dan cokl kataat ke Dan (hitam) minimal 0.5.

“Semuanya membuat setiap karateka rajin berlatih berkembang secara disiplin, karakter, sikap dan perilaku menjadi manusia yang lebih baik dan muncul sebagai panutan. Para Kihon ini mempraktikkan materi sesuai tingkatan sabuk dihadapan para sensei penguji ,” kata Manengkey.

Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Denny Situmorang yang juga Ketua Pengcab Lemkari Talaud menjelaskan, ujian bahkan latihan karate adalah bagian dari penjabaran program Promoter Kapolri dan Kapolda yakni membangun Comunity Interest lewat penandatangan Memorandum of Understanding (MoU ) antara Pegnda Lemkari Sulut dengan Polres Talaud di bidang olahraga Beladiri Karate .”Dari giat ini ada dua hal yang ditekankan yakni, operasional dan pembinaan sumber daya manusia. Karateka masuk dalam pembinaan internal personil. Terkait kerjasama Comunity interest. Polres Talaud memilih bidang beladiri karate, ” jelas Karateka penyandang Dan I Ini .

Selain menunjang program Kapolri dan Kapolda terkait Comunity Interest, program lainnya yang secara langsung ditunjang yakni pembinaan dan pengembangan kemampuan personel. “Dimana senpi menjadi alternatif terakhir,” tandas Kapolres. (tika)