Lelang Proyek Terganjal Revisi APBD 2018

Amurang,Nyiurtimes.com–Gelontoran dana segar benbandrol ratusan miliar untuk pengerjaan proyek tahun 2018 masih ‘terparkir’ mulus. Belum bisa digunakan sebab masih terganjal hasil revisi APBD 2018. Akan hal itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Denny Kaawoan mengatakan, draft telah APBD diserahkan ke DPRD untuk ditetapkan.

“Sudah beberapa kali pembahasan TAPD dan Banggar DPRD. Tinggal menunggu persetujuan apakah sejumlah catatan dari pemprov akan diterima atau direvisi,” terangnya.

Ia menegaskan apabila berjalan lancar, APBD sudah bisa digunakan. Termasuk penggunaan pada pengerjaan proyek fisik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Rudy Tumiwa memastikan, bila sudah bisa digunakan, pekan depan, proyek mulai dilelang. Kata dia, ada ratusan proyek yang menjadi tanggung jawab dinas yang dia pimpin. “Ada yang besar. Itu sampai 20 proyek. Yang kecil-kecil kalau dijumlah ratusan,” ungkapnya.

Menurutnya, alokasi anggaran untuk semua proyek di tahun ini berkisar Rp 100 miliar. Jumlah itu mayoritas digunakan untuk pembangunan jalan. Selain jalur boulevard, pelebaran Jalan Trans Sulawesi turut jadi prioritas. “Kita fokus pelebaran jalan. Anggarannya ada di Balai Jalan. Kita siapkan dana untuk pembebasan lahan saja,” tuturnya.

Wakil Ketua DPRD Frangky Lelengboto mewarning perangkat daerah yang memiliki anggaran untuk proyek fisik. Kata dia, pemilihan pihak ketiga harus selektif. Lelang proyek harus dilakukan secara transparan tanpa ada kepentingan. “Apalagi yang penunjukkan langsung. Kami minta pemkab menggandeng kejaksaan dan kepolisian. Ini demi kualitas dari setiap proyek yang dikerjakan,” pungkas politisi Gerindra itu. (*)