Kunjungi Pertamina Sulutenggo, Tuange Minta Tambahan Kuota BBM

Koordinasi. Rapat singkat bersama pihak pertamina. Foto lain kebersamaan di Kantor Pertamina, kemarin.

TALAUD,Nyiurtimes.com– Plt Bupati Kepulauan Talaud Petrus Simon Tuange bersama Ketua DPRD George Rompah sambangi Kantor PT. Pertamina Suluttenggo, di Manado, Kamis (22/2) kemarin. Bersama tim dari kabupaten, Tuange melaksanakan rapat koordinasi dengan Branch Manager Marketing Suluttengo Daniel terkait persoalan bahan bakar minyak ( BBM) di Talaud.

Pertemuan yang berlangsung pada pukul 09.00 wita hingga pukul 11.30 wita membahas berbagai hal perihal BBM. ” Di Talaud masih sering terjadi kelangkaan BBM. Program BBM satu harga dari Presiden Jokowi belum sepenuhnya menyentuh masyarakat Talaud. Kami mohon perhatian serius dari pihak Pertamina terkait penambahan kuota BBM di Talaud, yang nantinya akan menunjang pengoperasian SKPT di Salibabu dan untuk operasional nelayan maupun petani ,” jelas Tuange dalam pertemuan tersebut.

Apa yang disampaikan Tuange mendapat perhatian serius dan respon positif dari pihak pertamina. Branch Manager Daniel mengatakan, sesuai dengan nawa cita Presiden yakni membangun dari pinggiran, maka pihak pertamina telah membuat program yang memprioritaskan layanan ke pulau- pulau terluar atau wilayah perbatasan.
” BBM satu harga untuk pulau terdepan dan terluar akan segera di tindak lanjuti. Untuk Kabupaten Kepulauan Talaud akan di bangun dan disiapkan fasilitas tangki guna melengkapi kebutuhan penyaluran bbm satu harga. Ada tiga kecamatan yang saat ini tengah di siapkan untuk bbm satu harga yaitu kecamatan khusus Miangas, Nanusa di desa Marampit dan kecamatan Essang,” ungkapnya.

Mengenai penambahan kuota BBM yang diminta Pemkab Talaud, PT Pertamina katanya, masih akan berkordinasi lagi dengan BPH Migas. Untuk mengatasi kelangkaan BBM saat ini, pihak pertamina akan menyiapkan bahan bakar alternatif jenis BBK Pertalite.
” Diakui bahwa setiap jenis bbm berbeda harga. Dalam waktu waktu dekat ini kami akan melakukan sosialisasi di Talaud mengenai jenis bbm alternatif ini,” tambah Daniel.

Adapun beberapa hal yang disepakati dalam pertemuan teraebut yakni kuota bbm di Talaud akan bertambah, SPDN di Salibabu segera direalisasikan, pembangunan lembaga penyalur minyak di Miangas serta Pertamina dan Pemkab Talaud akan membuat memorandum of understanding ( Mou), terkait penggunaan bahan bakar khusus pertalie dan dexlite dan pengaturan kembali pendistribusian minyak tanah.

Asisten Ekbang Setkab Tony Gagola, Staf Ahli Bupati Lukas Auy, Kadis Perikanan Leida Dachlan, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Habel Salombe, Kadis perhubungan Max Patone, Kabag Perekonomian Natalianus Essing dan Kabag Humas Fanmy Unsong. (Tika)