KPK Beri Pencerahan Tipikor di Talaud

Talaud,nyiurtimes.com– Komisi Pemberantasan Korupsi kunjungi Kabupaten Kepulauan Talaud, Selasa (17/7) kemarin. Kedatangan perwakilan KPK ini guna monitoring evaluasi rencana aksi pemberantasan korupsi.

KOMITMEN : pencegahan korupsi harus menjadi agenda penting semua perangkat daerah. Foto bersama usai mendapat pencerahan dari KPK

Koordinator Korsupgah Wilayah Sulawesi Utara KPK M Indra Furqon mengatakan, KPK ada unit koordinasi supervisi pencegahan (Korsupgah). Unit korsupgah ini ditugaskan mendampingi pemda untuk perbaikan tata kelola pemerintahan. “Dulu KPK kan seolah-olah tidak mengurusi tata kelola dan hanya main tangkap saja. Tapi pimpinan punya pandangan lain. Sebisa mungkin kita cegah dulu, dampingi dan kita bina. Tapi tetap karena Korsupgah ini adalah pencegahan dan penindakan yang terintegrasi maka tak lepas dari penindakan. Seandainya pemda sudah dibina, dibina dan dibina tapi tak mau, maka kita binasakan,” ujarnya.

Furqon menuturkan, KPK berharap sebisa mungkin dengan adanya pendampingan Korsupgah ke pemda-pemda, bisa terjadi hubungan yang baik. “Pencegahan dilakukan KPK bersama Pemda. Mudah-mudahan tidak perlu ada penindakan di daerah. Ada beberapa hal menjadi sektor yang harus diawasi. Selama melakukan penindakan, ada beberapa sektor yang rawan terjadi korupsi. Seperti perencanaan penganggaran. Perencanaan dan penganggaran harus berinteraksi dan tidak ada intervensi dari manapun. Duit pemerintah harus semuanya dipergunakan untuk masyarakat,” katanya.

Untuk sementara hanya ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang didampingi. Inspektorat, Bappelitbang, BPKAD, BKPSDM, Dinas Diskominfo, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Pajak dan Retribusi Daerah, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Bagian Ortal, Unit Layanan Pengadaan (ULP) diantaranya. “Beberapa OPD lain bukan berarti tidak ada pendampingan dari KPK. Kami akan dampingi keseluruhan. Bahkan jika ada pemda yang inisiatif ingin memajukan beberapa OPD, dibikin saja redaksinya nanti kami dampingi. Setiap pemda diminta komitmennya. Berharap dengan kedatangan kami menunjukkan keseriusan KPK dalam mendampingi pemda untuk perbaikan tata kelola. Ini keseriusan kami untuk melakukan pendampingan pencegahan tindak pidana korupsi,” tandasnya. (Tika)