Kota Bitung Dilanda Banjir, Anggota DPRD Milenial Ini Sambangi Lokasi

Nyiurtimes.com, BITUNG – Sejak Minggu 8 Desember sekira pukul 11.30 Wita hujan mulai melanda sebagian daerah di kota Bitung, alhasil hujan yang baru 1 jam berlangsung beberapa daerah langsung dilanda banjir. Seperti di daerah kelurahan Kakenturan Satu, kecamatan Maesa sejumlah rumah mulai terendam air.

Sampai saat ini, akibat rerjadinya banjir diduga karena pengelolaan dari pihak kontraktor jalan Tol Bitung – Manado yang kurang profesional.

“Sebelumnya tidak pernah terjadi seperti ini, nanti adanya pembangun jalan Tol baru ini terjadi,” ungkap warga sekitar

MJP – NAL – BRW Saat Tiba di Lokasi Banjir Kelurahan Kekenturan Satu, Kecamatan Maesa Kota Bitung

Bagaimana tidak, saat pembangunan jalan Tol sementara berlangsung sebagian Drainase (Saluran Air, red) yang ada di sekitar pembangunan sudah tertutup oleh tanah dan material rumah hasil pembebasan lahan. Sehingga ketika turun hujan, drainase sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Alhasil air pun mulai masuk ke rumah warga yang notabene berada di dataran rendah.

Mengetahui banjir melanda salah satu daerah yang ada di Provinsi Sulawesi Utara, anggota DPRD Sulut dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Nick Adicipta Lomban, SE, (NAL) dan Braien Reiner Waworuntu, SE (BRW) serta dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Melky Jakhin Pangemanan, S.IP.,M.Si.,M.Ap (MJP) langsung turun lapangan menyambangi para korban banjir. Selasa (10/12/2019)

Salah Satu Rumah Warga Yang Terdampak

Kehadiran 3 anggota DPRD milenial ini didampingi Dinas Sosial Provinsi Sulut dan Kota Bitung. Kedatangan mereka pun disambut Camat Maesa Sefferson Sumampouw, Kalaks BPBD Kota Bitung Frangky Wongkar dan pihak kontraktor Lukman Hakim.

Disamping melihat langsung kondisi banjir, kedatangan anggota DPRD milenial ini untuk berbincang sembari menyerap aspirasi dengan para warga terdampak dan mendengar langsung dari pihak pengelolah Tol dan pemerintah setempat terkait kejadian ini. Disamping itu juga mereka langsung memberikan bantuan kepada para korban.

MJP – NAL – BRW Saat Mendengar Penjelasan Dari Pihak Pengelolah Tol Bitung – Manado

“DPRD Provinsi Sulawesi Utara sangat menyesalkan kejadian ini dan ikut prihatin dengan keadaan warga yang terdampak banjir. Kami sepenanggungan bersama warga dan akan membawa setiap aspirasi yang disampaikan warga serta menindaklanjutinya sesuai dengan tugas dan fungsi kami,” ujar MJP yang juga merupakan Ketua DPW PSI Sulut yang saat itu didampingi Nick dan Braien

Senada dengan sahabatnya MJP, NAL yang juga merupakan ketua fraksi Partai Nasdem DPRD Sulut ini berharap pihak pengelolah dapat bersama-sama dengan pemerintah setempat ikut menyelesaikan persoalan yang terjadi.

“Saya juga mengapresiasi apa yang sudah dilakukan pemerintah kecamatan Maesa dan BPBD Kota Bitung saat ini,” Ujar NAL sembari mengajak semua pihak bersama-sama untuk terus bersinergi demi masyarakat

Sementara itu Braien yang merupakan ketua komisi IV DPRD Sulut juga mengungkapkan rasa keprihatinannya. “Meskipun Bitung bukan Dapil (Daerah Pemilihan, red) saya, tetapi saya merasa terpanggil dan sepenanggungan dengan apa yang dialami warga Bitung,” ungkap BRW

MJP – NAL – BRW Saat Menyerahkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir

Saat berbincang dengan para korban, 3 sejoli ini pun kompak bertanya kepada para korban terkait bantuan seperti apa yang saat ini diperlukan warga. “Disamping makanan siap saji, Peralatan dapur,” tutur salah satu warga menanggapi pertanyaan sejoli ini.

Adapun jumlah bantuan yang diserahkan anggota DPRD milenial bersama-sama dengan Dinas Sosial Provinsi Sulut dan Bitung ini yaitu 50 paket.
“Setiap paket terdiri dari Beras, Minyak Goreng, Mie Instan dan Ikan Kaleng,” ujar salah satu ASN Dinsos kepada media ini

MJP – NAL – BRW Saat Menyambangi Warga

Sementara itu juga, dari informasi yang berhasil dihimpun media ini dari pemerintah kecamatan Maesa bahwa ada puluhan kepala keluarga (KK) yang menjadi korban banjir. “Ada 55 KK di Kakenturan satu yang sampai hari ini terdata,” tutur Camat Maesa Sefferson Sumampouw. (REFLY)