Kasus Habib Rizieq Dihentikan, Melky Pangemanan: Konyol dan Memalukan!

- Iklan -
Iklan Bank Sulutgo 1

Manado, Nyiurtimes.com – Penyidik Kepolisian Daerah Jawa Barat (Jabar) menghentikan kasus dugaan penghinaan Pancasila yang menjerat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Alasan Polda Jabar adalah kasus tersebut dinyatakan tidak cukup bukti. Surat SP3 sendiri sudah diterbitkan penyidik Polda Jabar terkait kasus tersebut. Bahkan SP3 sudah dikeluarkan sejak akhir Februari 2018.

Ketua DPW PSI Sulawesi Utara Melky Pangemanan saat dimintai tanggapannya mengatakan bahwa keputusan penyidik Polda Jabar dalam menghentikan perkara hukum dugaan penghinaan Pancasila yang dilakukan Habib Rizieq adalah bentuk kekeliruan dan menjadi preseden buruk dalam penegakan hukum di Indonesia.

“Saya kira ini kekeliruan yang berimbas pada buruknya kinerja penegakan hukum di Indonesia. Sangat konyol dan memalukan alasannya tidak cukup bukti”, kata Melky.

“Pertanyaannya, bagaimana ketika menetapkan Rizieq sebagai tersangka? Apa waktu itu tidak cukup bukti? Jadi penetapan tersangka waktu itu main-main? Sekarang ini tiba-tiba Polda Jabar katakan tidak cukup bukti. Sungguh lucu dan memalukan”, tegas Melky berapi-api. (**)

Iklan
Iklan Bank Sulutgo 2