Ini Kata Disnakertrans Terkait Pengangguran Di Sulut

Manado, Nyiurtimes.com – Komisi IV DPRD Sulut bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulut, senin (26/02/2018) bahas terkait angka pengangguran di tanah Nyiur Melambai.

Anggota Komisi IV Herry Tombeg ingatkan bahaya pengangguran dapat menimbulkan permasalahan sosial di tengah masyarakat. Mengingat kata Tombeg ini terkait masalah perut alias ekonomi.

“Juga perlu penambahan fasilitas pendukung. Kita jangan hanya melihat presentasi, tapi kita harus melihat out come yang didapat untuk masyarakat dari kegiatan-kegiatan dalam melakukan rekruitmen tenaga kerja,” katanya.

Sementara itu, Sekertaris Disnakertrans Sulut, Erny Tumundo mengatakan telah berupaya semaksimal mungkin untuk menyerap angka pengangguran.

Sebagai contoh, kata dia, pengalaman yang kami alami dalam 2 tahun belakangan merekrut tenaga kerja dari SMK kualitasnya tidak beda jauh dari SMA yang notabene sekolah umum, mulai dari rekrutmen ke jepang dan job fair, sangat memgecewakan sekali.

“Disini, Dinas Pendidikan perlu ada upayb Baik kapasitas maupun kapabilitas. Sehingga seleksi, kami sudah berupaya melakukan latihan, namun dalam seleksi sangat di bawah nilainya,” terangnya.

Selain itu, dijelaskan Erny ada juga program di tahun 2017 dari sisi data dimana dari 400 orang pencari kerja, yang mendapat penempatan ada 1500.

“Seperti di Alfamart dan Transmart, sudah 80% anak daerah yang jadi supervisor dan HRD. Upaya ini sudah kita ambil, kami juga dinas melakukan kajian-kajian yang dibutuhkan. Dengan harapan menekan angka pengangguran,” tambahnya. (Man)