INGAT! Belum Semua Kampanye Dibolehkan, Begini Penjelasan Bawaslu Minsel

Amurang, Nyiurtimes.com—Tahapan kampanye pemilihan umum presiden dan legislatif 2019 mendatang sudah dimulai sejak Minggu (23/9) 2018 hari ini.

Agenda tersebut diawali dengan deklrasi pemilu damai yang dilakukan  serentak secara nasional oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Walau begitu, proses kampanye tersebut masih bersifat terbatas pada beberapa aspek saja.

Sebagaimana yang diungkapkan pimpinan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Minahasa Selatan Franny Sengkey.

Ia mengatakan berdasarkan undang-undang nomor 7 tahun 2017 khusunya pasal 276 ayat 1 memberi amanat bahwa pada tahapan awal kampanye dilakukan hanya meliputi pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, pemasangan alat peraga di tempat umum dan penyebaran bahan kampanye di tempat umum.

“Nah sementara untuk pemasangan iklan di media cetak, media elektronik dan dan internet nanti dimulai 21 hari terhitung sejak berakhirnya kampanye atau masa tenang di mulai. Hal ini sesuai pasal 276 ayat 2 UU pemilu,” urai Sengkey.

Olehnya itu, kata Dia Bawaslu berharap semua aturan dan mekanisme tersebut ditaati oleh semua peserta pemilu. Supaya harapan melahirkan pemilu yang berkeadilan bisa segerah terwujud. (dou)