INGA..Inga..! Nih Lima Parpol Dinyatakan Belum Memenuhi Syarat KPU Minsel

Amurang,Nyiurtimes.com–Lima partai politik di kabupaten Minahasa Selatan terancam gigit jari. Lantaran dinyatakan belum memenuhi syarat. Dalam tahapan verifikasi faktual (Virtual) yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minsel. Hal itu ditegaskan Ketua KPU Fanley Pangemanan. Ia mebeber lima partai yang belum memenuhi syarat dalam virtual itu ialah Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
“Nah dari empat belas partai yang mengikuti virtual dan dinyatakan memenuhi syarat ialah
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai Nasdem,” ungkap Pangemanan.
Olahnya, jelas Pangemanan lima partai yang dinyatakan belum memenuhi syarat, diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan dan setelah dilakukan perbaikan akan dilakukan verifikasi kembali.

“Parpol yang belum memenuhi syarat akan diberikan kesempatan untuk memperbaikinya. Batas waktu untuk perbaikan tiga hari, dimulai tanggal 3 sampai 5 Februari. Setelah itu kita lakukan verifikasi kembali,” tutur Fanley Pangemanan.

Ia menegaskan apabila sampai batas waktu yang ditentukan partai-partai tersebut tidak bisa memperbaiki kelengkapan berkas dan dokumen persyaratan verifikasi faktual maka partai-partai tersebut terancam tidak bisa mengikuti Pemilu 2019.

Verifikasi faktual ini dilaksanakan KPU selama 3 hari, sejak tanggal 30 Januari hingga 1 Februari. Verifikasi faktual ini juga diawasi langsung oleh Panwaslu Minsel.
Sementara itu, aktivis Sulut Noldy Pratasis meminta publik ikut mengawasi hasil virtual. Jangan sampai ada praktek main mata dilakoni KPU dengan parpol yang belum memenuhi syarat.
“Tahapan virtual ini sangat rawan disusupi kepentingan. Itu sebab mari kita awasi dengan baik. Kalau memang ada parpol yang dinyatakan tidak memenuhi syarat. Kita ingatkan KPU supaya jangan main mata,” ingat Pratasis. (*)