Gelar Penyampaian Pagu Dandes dan ADD Tahun 2018, Ini Pesan Bagi Hukum Tua se-Kabupaten Minahasa Selatan

Amurang,Nyiurtimes.com–Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) menggelar penyampaian pagu Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2018, Rabu (24/1) siang tadi.

Pertemuan yang dipimpin langsung kepala bidang pemerintahan desa Altin Sualang, itu dihadiri seluruh camat dan hukum tua se-kabupaten Minahasa Selatan.

Acara tersebut juga dirangkaikan dengan sosialisasi petunjuk teknis (juknis) pemiliham Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) tahun 2018.

Dalam kesempatan itu, Sualang membeber untuk tahun ini, pemkab Minsel mendapat jatah anggaran dana desa sebesar Rp 120 miliar dan ADD sebesar Rp54 miliar. Ia menjelaskan tiap desa memiliki jatah yang variatif. Berdadarkan indikator yang sudah diatur dalam regulasi.

“Nah untuk dana desa paling besar itu ada di desa Powulatan mencapai Rp963 juta. Sementara untuk ADD sendiri desa Tambelang. Dengan total Rp 463 juta,” ungkap Sualang.

Untuk penyaluran gelontoran dana segar itu, menurutnya akan dibagi dalam tiga tahapan. Pertama akan dicairkan sebesar 20%. Kedua sebesar 40 % dan tahap ketiga dicairkan sebesar 40% juga.

Kendati begitu, birokrat yang dikenal cerdas dan low profile itu mengatakan ada beberapa syarata yang harus dipenuhi pemerintah desa. Wajib mengikuti sikeudes yang sudah diatur. Artinya desa-desa wajib menginput anggaran dan SPJ tahun 2017 sebelum anggaran 2018 itu disalurkan.

“Terpenting juga yang harus terus diingatkan adalah penggunaan anggaran itu harus secara transparan. Jangan sampai terjadi penyimpangan. Gunakan secara tepat guna dan sasaran,” ingat Sualang. (*)