Gara-gara ini, KPK Obok-obok anunya Unsrat

Manado,Nyiurtimes.com–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kampus Universitas Sam Ratulangi Manado, Selasa (13/2) pagi tadi. Visitasi anti rasuah itu menindaklanjuti laporan masyarakat atas temuan BPK perihal kelebihan bayaran gaji dosen dan tenaga pendidik yang berujung Tuntutan Ganti Rugi (TGR) ribuan pegawai Unsrat. Walau begitu, upaya konfirmasi kepada tim KPK menemui jalan buntu. Alhasil detil maksud kedatangan lembaga superbody itu belum diketahui secara pasti.

Beruntung enci Ellen selaku rektor Unsrat sempat dicegat saat meninggalkan gedung rektorat. Ia menjelaskan kedatangan KPK tersebut menindaklanjuti hasil laporan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut).

“Tidak ada yang ditanya-tanya, hanya pemeriksaan dokumen, terkait laporan hasil dari BPK yang akan ditelisik lagi,” ungkap Ellen.

Begitupun diungkapkan Warek II Unsrat Ronny Maramis. Ia mengaku dirinya bersama rektor dan beberapa petinggi Unsrat yang menerima langsung kedatangan tim KPK.

“Kedatangan KPK tadi pagi (Selasa pagi, red) untuk klarifikasi temuan BPK tentang kelebihan bayar kepada dosen dan tendik,” timpal Maramis. Sambil menepis tidak ada tindakkan penggeledahan.

Diketahui, KPK yang berjumlah 10 orang itu sudah berada di Kantor Pusat Unsrat sejak pukul 09.00 Wita. (*)