Forum Pemuda GMIM Lintas Generasi Tinggalkan Catatan Kritis Untuk Menjawab Kesenjangan di GMIM

Manado, Nyiurtimes.com – Berbagai persoalan Yang Terjadi di tubuh Gereja Masehi Injili di Minahasa membuat resah para kalangan Masyarakat GMIM khususnya Pemuda GMIM. Ratusan Senior dan Junior Pemuda GMIM yang tergabung dalam Forum Pemuda GMIM Lintas Generasi datang silih berganti dalam gelaran diskusi terbuka ini dengan tema “Menjelang Pemilihan Pimpinan Pelayanan GMIM” bertempat di Kantor DPD RI Sulawesi Utara. Kegiatan ini mendapat support langsung dari Ir. Marhany Pua yang saat ini menjabat sebagai Komite I DPD RI.

“Tujuan Pertemuan ini adalah pertemuan dan dengar pendapat yang terfokus kepada sumber daya manusia terutama warga GMIM dimana pada kondisi dan Permasalahan organisasi gereja yang tak kunjung ada penyelesaian maka kita forum Pemuda GMIM Lintas Generasi harus mengambil sikap, sehingga Kedepannya dapat menciptakan rumusan – rumusan serta gagasan untuk di bawah ke BPMS GMIM entah dalam sidang ataupun pertemuan yang teragenda”. Jelas Kak Hanny yang adalah Mantan Ketua Pemuda Sinode GMIM dua periode 1995 – 2005.
Di tambahkannya lagi untuk menciptakan kembali situasi yang kondusif di tubuh sinode GMIM maka perlu adanya langkah kongkrit sehingga menciptakan terobosan untuk menyelesaikan Permasalahan dan perbaikan yang signifikan di Dalam Gereja ini.
“Dari dulu pelopor dan pengambil sikap di gereja ini adalah pemuda, apapun yang terjadi tetap ada pemuda, sudah saatnya mengembalikan kejayaan itu karena tujuan utama adalah mengawal penyelesaian Permasalahan di GMIM”. Tegas orang nomor 1 di DPD RI Sulawesi Utara ini yang besar dari Pemuda GMIM.

Pertemuan yang di wakili oleh hampir seratusan Pemimpin pelayan pemuda baik yang sudah senior maupun yang masih menjabat aktif ini mampu memberi kontribusi serta beberapa pemikiran kongkrit agar dapat di simpulkan dalam sebuah buku.
“Besar harapan untuk forum ini bisa menjadi pelembagaan secara resmi, agar bisa mempunyai legal standing untuk mewakili gagasan, pemikiran serta komitmen kami yang sangat peduli pada Gereja Masehi Injili di Minahasa ini”. Terang Rojers Tangkulung yang bertindak sebagai Ketua Tim kerja untuk Terciptanya pertemuan ini.
Adapun Pemantik/ Nara sumber pertemuan ini adalah Ir. Marhany Pua, Pnt. Djermia Damongilala, Pdt. Billy Johanis, Pnt. Dolfie Angkouw, Pdt David Tular. Dan yang menjadi moderator adalah Senior Karel Nayoan. Yang menjadi Tim Perumus buku adalah Kak Franky Mocodompis, Kak Vian Walintukan dan Kak Fanny Kawung.
Jayalah Pemuda GMIM. (CdR)