Dugaan “Kencing” BBM, Ini Klarifikasi PT. Elnusa Petrofin

Nyiurtimes.com, BITUNG – PT. Elnusa Petrofin langsung merespon pemberitaan terkait “Kencing BBM” yang diduga dilakukan pihaknya melalui sopir truk tangki BBM.

Adapun klarifikasi dalam format PDF dari pihak perusahaan, yang dikirim oleh Basuki yang merupakan kepala Elnusa Petrofin melalui Via WhatsApp kepada Redaksi Nyiurtimes.com. Jumat (14/02/2020).

Berita Terkait

Di Bitung, “Kencing” BBM Kembali Marak

Pertama-tama, kami mengucapkan terima kasih atas pemberitaan terhadap PT Elnusa Petrofin (EPN).
yang telah ditayangkan pada media online Nyiurtimes sebagaimana tertulis dalam link berita berikut:
https://www.nyiurtimes.com/di-bitung-kencing-bbm-kembali-marak/ pada Jumat 14 Februari 2020.

Pada pemberitaan yang ada, terdapat beberapa informasi yang kurang tepat dan perlu kami luruskan. Sesuai dengan undang-undang Pers yang berlaku di Indonesia agar tidak terjadi kesalahan informasi pada pembaca.

1. Kendaraan truk tangki BBM dengan nomor polisi seperti yang tertera di foto 1 (satu) dan foto ke 2 (dua) dalam berita saat itu sedang parkir untuk melakukan penggantian ban serta dalam keadaan tidak
membawa muatan dan dalam perjalanan menuju ke TBBM Bitung setelah selesai melakukan bongkar muat di SPBU.

2. Tidak ada bukti otentik bahwa kendaraan truk tangki yang dimaksud sedang melakukan “kencing”seperti yang diasumsikan dalam berita

3. Foto ke 3 (tiga) tidak berhubungan, tidak dapat dibuktikan dan tidak dapat dikaitkan secara apapun yang berhubungan dengan aktivitas operasional PT Elnusa Petrofin

4. Elnusa Petrofin dalam setiap aktivitasnya selalu menjunjung tata kelola perusahaan yang baik serta menjunjung tinggi integritas setiap kegiatan operasionalnya termasuk menanamkan nilai-nilai kejujuran pekerja.

5. PT Elnusa Petrofin telah memliki sistem teknologi untuk meminimalisir kemungkinan pencurian BBM yang dilakukan oleh oknum pekerja antara lain GPS, Theft Warning System, Dash Cam.

Melalui surat ini, kami berharap dapat disampaikan perbaikan informasi yang lebih akurat sesuai penjelasan di atas.

Selain itu kami berharap bahwa Nyiur Times dan Petrofin terus dapat menjalin komunikasi baik dengan pemberitaan yang berimbang. Demikian disampaikan dan terima kasih atas kerjasama baiknya. (REFLY)