Dishub dan Pol PP Manado Tindak Tegas Kendaraan Parkir Diatas Trotoar

Manado, Nyiurtimes.com – Pemerintah Kota Manado akan mengembalikan fungsi trotoar sebagai tempat yang aman bagi masyarakat pejalan kaki saat berada di jalan. Pasalnya, selama ini banyak trotoar yang beralih fungsi menjadi tempat parkir kendaraan baik roda empat maupun roda dua. 

Penegasan itu dikatakan Walikota Manado GS Vicky Lumentut kepada sejumlah wartawan usai memimpin Apel Kerja Perdana jajaran Pemkot Manado di lapangan Sparta Tikala, Rabu (03/01/2018).

Walikota mengatakan telah memerintahkan Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado untuk mengambil tindakan tegas bagi kendaraan yang parkir diatas trotoar.

“Saya sudah perintahkan kepala Dinas Perhubungan dan Kasat Pol PP untuk bertindak tegas terhadap kendaraan yang terparkir diatas trotoar. Karena trotoar diperuntukan bagi para pejalan kaki, bukan sebagai tempat parkir kendaraan,” kata Walikota.

Menurut Vicky, tindakan tegas yang dilakukan pemerintah mulai dari menggembos atau pengempesan ban kendaraan sampai diderek untuk ditebus pemiliknya dengan membayar denda.

“Kalau ditemukan ada kendaraan yang parkir sembarangan diatas trotoar, kita langsung kempeskan bannya, kalau masih melanggar juga kendaraannya akan di derek ke suatu tempat. Jika pemiliknya ingin mengambil kendaraan harus membayar denda,” ujarnya.

Sekarang ini, tambahnya, sedang diupayakan pengadaan kendaraan derek. Sehingga, kendaraan yang terparkir sembarangan diatas trotoar bisa langsung diderek. Walikota pilihan warga Kota Manado itu mengungkapkan alasan mengapa kendaraan tidak boleh parkir diatas trotoar. Selain karena fungsi trotoar bukan sebagai tempat parkir kendaraan dan hanya diperuntukan bagi keamanan pejalan kaki, juga terkait dengan Manado telah ditetapkan sebagai salah satu dari 15 destinasi wisata yang ditetapkan pemerintah pusat. 

“Kota Manado telah ditetapkan salah satu dari 15 destinasi wisata di Indonesia. Karena, sudah menjadi destinasi wisata, maka pasti banyak wisatawan yang datang ke Manado. Mereka butuh kenyamanan saat berada di Manado, sehingga trotoar sebagai tempat bagi pejalan kaki harus bebas dari kendaraan yang parkir. Kita ingin memberikan kenyamanan bagi mereka, sehingga saya sudah tegaskan tidak boleh ada kendaraan yang parkir sembarang diatas trotoar,” ucap Vicky Lumentut. (**)