Dikpora Minsel Ciptakan Inovasi ‘Full Day School Plus’

Minsel,Nyiurtimes.com — Fenomena pembunuhan guru oleh siswanya sendiri yang terjadi di Manado Sulawesi Utara (Sulut) pada beberapa waktu lalu, sempat membuat seluruh jagat terheran – heran.

Menyikapi akan hal tersebut, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mulai menerapkan langkah inovasi ‘Full Day School Plus’ (FDS-P). Hal itu ditegaskan Kadispora Minsel Fietber Raco.

Di jelaskannya, FDS Plus merupakan penerapan kebijakan pembatasan hari sekolah.

“Kalau FDS itu kan sampai Hari Jumat. Nah, sedangkan FDS plus ini siswa hanya sekolah sampai hari Kamis. Tapi jam pulangnya nanti pukul 16.00 WITA,” ucap Raco.

Katanya, terobosan ini untuk menjawab tantangan fenomena yang kerap terjadi di sekolah – sekolah.

“Bayangkan saja, hari jumat mayoritas kegiatan di sekolah adalah ekstrakulikuler. Dan banyak siswa yang keluyuran sana-sini. Sehingga kerap terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya

Ini harus menjadi perhatian kita semua. Sehingga pola pendidikan FDS plus ini akan kita terapkan. Jadi senin sampai kamis itu siswa adalah tanggungjawab sekolah. Sementara Jumat, Sabtu dan Minggu itu dibawa kontrol orang tua. Sehingga apa yang diharapkan dari tujuan pendidikan baik kurikuler, ekstrakulikuler dan ko kulikuler itu benar-benar dipenuhi.

Lanjutnya lagi, dalam penerapan FDS Plus nanti, setiap hari akan diisi juga dengan kegiatan ekstrakulikuler.

“Tapi untuk ujicoba ini baru akan diterapkan di kelas ujian bagi sekolah menengah pertama (SMP). Kita lakukan try out dulu. Kalau ini berhasil semoga tahun depan kita akan terapkan selurtuhnya. Sembari sekarang kita lakukan kajian regulasi. Sehingga ada payung hukumnya,” tutup Raco
(Victor)