Ckckck ! Banyak Pansus DPRD Minsel Masih Ompong

Amurang,Nyiurtimes.com-Panitia Khusus (Pansus) sejumlah rancangan peraturan daerah bentukan DPRD Minsel dianjurkan berbenah. Indikator capaian kinerja lembaga adhock itu, dinilai masih ompong atau belum memuaskan. Pasalnya sekira 20 ranperda usulan eksekutif dan tiga hak inisiatif legislatif untuk tahun 2017 belum ada satupun yang tuntas. Kondisi semacam ini menimbulkan tanda tanya besar di benak publik. Apa yang sedang dikerjakan para wakil rakyat selama ini. Seperti yang dilontarkan Ketua Panji Josua Minsel Bobby Pattyranie. Ia meminta personil pansus untuk bertanggungjawab dengan tugas dan kerja-kerja sebagai wakil rakyat. Malah secara tegas ia meminta untuk konsisten menuntaskan rencana iiiƬ yang sudah ditetapkan.

“Nah bayangkan kalau dalam satu tahun tidak ada satupun perda yang ditelorkan maka patut dipertanyakan untuk apa mereka (legislator, red) ada di kursi parlemen. Bukankah? Cerminan aspirasi publik itu harus mampu diformulasikan ke dalam bentuk perda yang pro rakyat,” tanya Pattyranie dengan tegas.

Apalagi menurutnya dengan terbitnya PP 18 tahun 2017 tentang hak keuangan dan administrasi anggota dan pimpinan DPRD dari segi fasilitas dan pendapatan anggota DPRD sudah sangat representatif. Harusnya diimbangi dengan kinerja yang memuaskan.

“Supaya ada bentuk pertanggungjawaban secara kongret ke konstituen. Dengan begitu publik akan merasa punya wakil yang benar-benar bekerja,” tandasnya.

Mengenai hal itu, Sekretaris DPRD Lucky Tampi ikut membenarkan. Hanya saja menurutnya semua pansus sementara fokus menuntaskan. Targetnya tahun ini sudah ada beberapa yang yang sudah selesai dibahas. Kurang menunggu penetapan saja. (dou)