Bupati TETTY Paruntu Seruhkan Gunakan Daun Woka Sebagai Pengganti Stayrofoam

Amurang,Nyiurtimes.com — Bupati Minahasa Selatan Dr Christiany Eugenia Paruntu, Rabu (6/3) kemarin menyerukan warga Minsel gunakan daun woka sebagai pengganti Styrofoam. Seruan Bupati dua periode ini sebagai bentuk dorongan bagi masyarakat. Untuk ikut mensukseskan program diet sampah plastik. Yang sudah dicanankan sebagai program nasional. Hari peduli sampah.

Tetty yang hadir bersama sejumlah pejabat birokrat eselon  pada pengucapan syukur buah Jemaat GMIM Betesda Ongkaw. Menyebutkan penggunaan bahan-bahan alami sebagai alat makan, yang ramah lingkungan dan tidak mengandung zat kimia berbahaya.

Bupati Tetty Paruntu dan putranya Adrian Jopie Paruntu menggunakan daun woka. Sebagai alat makan pada acara pengucapan syukur buah desa Ongkaw Sinonsayang

“Mari kita ganti Styrofoam dengan daun Woka. Lebih alami dan bahannya ramah lingkungan. Sekaligus kita harus ingat untuk diet plastik,” ajak Bupati.

Itu sebab dalam acara-acara syukuran masyarakat, dalam bentuk apapun. Ibunda Adrian Jopie Paruntu itu,  mengajak masyarakat untuk tidak lagi menggunakan alat makan berbahan plastik. Tetapi menggantinya dengan bahan alami seperti daun Woka.

“Kita canangkan ini dimulai dari Desa Ongkaw. Semoga ini diteruskan oleh desa-desa lainnya di Minsel,” harapnya.
Sambil mengatakan Daun Woka memiliki nilai historis. Sebagai kearifan lokal budaya para leluhur Minahasa.

Dua hari sebelumnya (4/3) lalu. Bupati juga mengajak masyarakat pesiair di Kecamatan Tatapaan untuk terus melestarikan dan menjaga lingkungan pesisis terap bersih. Tidak hanya itu saja.

Bupati yang hadir bersama Kepala Balai Taman Nasional Bunaken. Pada acara peringatan hari peduli sampah nasional (HPSN). Bupati langsung memimpin masyarakat .Turun ke selokan dan mengangkat sampah. Aksi bersih-bersih itu langsung memantik pujian masyarakat di sana.
(Advertorial)