Bukan Sekedar Infrastruktur, Warga Miangas Butuh Lowongan Kerja

TALAUD,Nyiurtimes.com– Pembangunan infrastruktur yang kian maju di Pulau Miangas patut diakui. Seperti bandar udara dan berbagai sarana prasarana lainnya mendapat apresiasi dari warga setempat. Pembangunan bandara merupakan jawaban dari aspirasi masyarakat dalam layanan penerbangan yang kini memperkecil keterisoliran. Namun disisi lain, pembangunan bandara dengan panjang runway sekitar 1, 3 Km ini, mempersempit lahan perkebunan yang merupakan tempat pancaharian penduduk yang berprofesi sebagai petani.

Hal tersebut diutarakan Camat Miangas Sepno Lantaa.

“Pembangunan bandara di Miangas sangat baik. Namun disisi lain, sumber pendapatan masyarakat berkurang dengan kurangnya perkebunan kelapa atau hasil kopra,” ujarnya.

Oleh karena itu, masyarakat mengharapkan, selain mengenjot pembangunan infrastruktur, Pemerintah Pusat kiranya dapat memperhatikan dan mencari solusi terbukanya lapangan pekerjaan bagi warga Miangas, terutama jika ada rekrutmen CPNS dan TNI/Polri.

“Keluarga yang telah kehilangan mata pencaharian sebagai petani kopra berharap, sekiranya mereka mendapat perhatian. Kami tidak meminta perhatian khusus, tetapi anak – anak kami dari Miangas diberikan spesifikasi khusus ketika ada rekrutmen CPNS , TNI dan Polri dapat dimudahkan. Untuk tempat tugas? Ya, ditempatkan di Miangas saja. Sebab yang betah tinggal disini adalah warga dari pulau sini,” tutur Lantaa.

Mengenai hal tersebut, terkait Bandara Miangas. Kabandara Melonguane Fanani Zuhri mengatakan, upaya memaksimalkan tugas dan kinerja di Bandara Miangas, pihak Bandara telah melakukan perekrutan tenaga kontrak bagi penduduk lokal untuk bekerja di bandara tersebut.

“ini tentunya merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam membuka lapangan kerja bagi warga yang lahannya telah dijadikan bandara,” kata Zuhri. (Tika)