Billy Lombok Dikritik Keras Lewat Surat Terbuka, Ini Isinya!

Manado, Nyiurtimes.com – Aktifis Sulawesi Utara James Lembong yang dikenal garang dan vokal ini melayangkan surat terbuka bagi Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dari Partai Demokrat Billy Lombok.

Kecaman berupa surat terbuka tersebut ditulis dalam akun Facebooknya James Lembong. James yang merupakan Pembina Remaja GMIM mensinyalir bahwa ada “aroma” politik dalam pelayanan yang coba dicampur adukan oleh Billy Lombok.

Seperti diketahui bahwa Billy Lombok akan mencalonkan diri sebagai Ketua Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM periode 2018-2022.

Ini Isi Surat Terbuka yang ditulis di akun Facebooknya:

Kepada Ytk:
Pnt. Billy Lombok New, Billy Lombok

Saya James Lembong, Eks. Aktivis 2007 – 2011. Mantan Sek Senat Mahasiswa dan Plt. Ketua Senat Mahasiswa Fisip Unsrat, Eks. Ketua ILMISPI Sulut & Gorontalo.

Foto itu saya masih aktif sebagai Pimpinan Mahasiswa Fisip Unsrat. Saat itu kami aktivis Unsrat diajak oleh Komisi Pemuda Sinode GMIM dan Organisasi Gereja Pemuda lainnya untuk turun ke jalan melakukan demonstrasi dlm bentuk “Aksi Damai”. Kita teriak bersama, orasi bersama dan berjuang bersama-sama waktu itu. Dan saat itu, saya juga masih aktif sebagai Sekretaris KPRJ GMIM Petra Mahakeret.

Kak BiLo juga sudah saya anggap seperti saudara, krn turut membantu saya dalam proses penyelesaian study waktu itu.

Ketika saya mendengar Kak BiLo menjadi Ketua KPRJ saya bersyukur dan berekspetasi bahwa dibawah bimbingan kak biLo, saya optimis remaja di jemaat kak BiLo akan bertumbuh dan berkembang dari sisi minat bakat, mental dan spiritual.

Akan tetapi, akhir2 ini saya kaget ketika mendengar bahkan melihat di Medsos kak BiLo akan maju sebagai Calon KPRS GMIM.

Terlintas di pikiran saya:
1. Apakah ini erat kaitannya dengan “Batu Loncatan Politik Kak BiLo?” ataukah “Murni Pelayanan?”

2. Secara Internal, Apakah kak BiLo pernah merasakan tantangan dan dinamika dalam pelayanan Remaja yang variatif dari sisi karakteristik Remaja? Tertawa bahkan menangis bersama (Suka dan Duka Remaja).

3. Secara Eksternal, Apakah Kak BiLo pernah bersama-sama dengan adik2 Remaja untuk menjemput, mengantar dan mendampingi adik2 dalam kegiatan sinodal?

4. Secara Integritas, Apakah benar kak BiLo sudah pernah mengikuti materi LTPRG Dasar dan Lanjut dibuktikan dengan sertifikat asli?

Maafkan adikmu ini kak yang mmg dari dulu tak kenal takut dalam memberikan pendapat.

Saran saya buat kak BiLo:
1. Melayani Tuhan itu tidak harus duduk sebagai Ketua KPRS GMIM.
2. Fokus dan Buktikan dulu selama 1 periode di jemaatnya kak BiLo dalam pelayanan di jemaat pada umumnya dan remaja pada khususnya.
3. Dampingi dan bimbinglah rekan2 sepelayanan di Komisi Pelayanan Remaja Jemaat dan Wilayah Serta Semua Remaja di Jemaat dan Wilayahnya Kak BiLo.

Apabila sudah merasakan, matang dan berhasil di pelayanan Remaja baru kemudian memohon hikmat dari Tuhan utk maju di periode nanti sebagak Ketua KPRS (Jika Tuhan berkehendak).

Salam Kasih,

James Ferdinan Lembong,S.Sos (JeLo)

(**)