BAWASLU Warning Legislator Jangan Kampanye Saat Turun Reses! Keintjem Sanksinya Pidana

Amurang, Nyiurtimes.com—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Selatan mewarning para legislator (Incumbent) jangan menjadikan agenda reses (serap aspirasi) sebagai ajang kampanye. Itu ditegaskan Ketua Bawaslu Eva Keintjem.

Ia mengatakan tidak ada larangan untuk turun reses dan melakukan jaring aspirasi bagi kepentingan publik. Tapi jangan sekali-kali mengambil momentum untuk ‘jual diri’ di muka publik supaya dipilih lagi.

“Ini penting untuk diingat-ingatkan. Bahwa reses itu menggunakan fasilitas dan dana negara, maka kalau di lapangan sampai terjadi penyimpanan berupa minta dukungan atau mengarahkan masyarakat untuk memilih yang bersangkutan, tentu itu melanggar,” tegas Keintjem di sela-sala silahturami dengan Kapolres dan KaJari Minsel Jumat siang tadi.

Ia secara tegas mengatakan apabila reses sengaja dimanfaatkan sebagai ruang untuk mengkampanyekan supaya dipilih lagi itu jelas pelanggaran. Sebab sama saja dengan menggunakan fasilitas negara untuk kampanye.

“Sanksinya pidana. Sebab melakukan kampanye di luar jadwal. Apalagi KPU hingga saat ini belum mengeluarkan jadwal, ” ingat Keintjem.
Begitupun diungkapkan koleganya Franny Sengkey. Malah ia berharap semua pihak untuk proaktif mengawal proses pemilu berjalan baik.

“Kami sudah instruksikan pada seluruh jajaran pengawas untuk nantinya memantau aktivitas reses legislatif terutama yang mencalonkan diri lagi,” Imbunya. (gelas)