Banyak Barang Dari Tol Laut Rusak

Talaud, nyiurtimes.com- Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan melalui Kabid Perdagangan  Djamaluddin Liputo mengatakan, sejumlah barang orderan pedagang yang dibawa dengan Tol Laut telah tiba di Kabupaten Kepulauan Talaud pada, Kamis (28/6) lalu, kebanyakan rusak. Hal tersebut menimbulkan kerugian bagi para pedagang.

Liputo menyebutkan, kerusakan barang sembako seperti beras, mie instan, telur dan lain sebagainya disebabkan terlampau lamanya barang berada di Kapal , karena waktu pelayaran yang panjang.
”  barang terlalu lama tertahan di Kapal.  Pedagang mengeluh banyak produk rusak. Ditargetkan barang bisa tiba sebelum lebaran, namun ternyata baru sampai pekan lalu. Hal ini akan kami evaluasi.  Kalo saya melihat, trayek KM Kendaghe Nusantara selaku penghubung yang membawa barang Tol Laut terlalu panjang ,” jelasnya.

Lanjut katanya, sejauh ini sudah ada 12 pedagang yang bergabung dalam gerai   maritim tol laut. Semuanya telah menandatangani pakta integritas dengan pemerintah untuk menjual barang dari tol laut dengan harga yang telah ditetapkan oleh  pemerintah  pusat.
”  Dalam pakta integritas telah disepakati para pedagang ini diwajibkan menjual barang sesuai harga  eceran tertinggi atau HET yang ditetapkan pemerintah pusat ,” ucapnya.

Ditambahkannya, sesuai jadwal tol laut akan masuk di Talaud, sebulan sekali. Tapi itupun tergantung dari permintaan atau kebutuhan pedagang. ” Tergantung orderan pedagang,” tandas Liputo. (tika)